KUALA KAPUAS, katakata.co.id – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas mempercepat digitalisasi arsip desa melalui aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi). Pendampingan diberikan kepada para operator kelurahan dan desa di Kecamatan Kapuas Murung dan Dadahup.
Kepala Disarpustaka Kapuas, Aswan, menyatakan penerapan Srikandi penting untuk meningkatkan pengelolaan arsip yang efisien dan terintegrasi.
“Kami terus mendorong implementasi Srikandi hingga desa-desa agar tata kelola arsip dapat berjalan optimal,” ujarnya, Minggu (30/11/2025).
Selain pelatihan penggunaan aplikasi, kegiatan ini juga menyertakan pembinaan kearsipan serta sosialisasi program LAPAK dan GNSTA. LAPAK adalah program yang membantu masyarakat menyelamatkan dokumen penting dengan mengalihkannya ke format digital sejak diluncurkan Februari 2025.
Pendampingan ini juga menjadi upaya Pemkab Kapuas memperkuat kesadaran tertib arsip di tingkat desa. Sekretaris Camat Kapuas Murung, Erna Anisya, menekankan bahwa arsip adalah dokumen negara yang harus dikelola dengan baik.
“Optimalisasi Srikandi akan membuat pengelolaan arsip lebih efektif dan aman,” ujarnya.
Disarpustaka berharap melalui program ini, masyarakat mendapatkan kemudahan akses terhadap dokumen penting. Digitalisasi arsip juga diharapkan mendukung modernisasi layanan administrasi publik hingga ke pelosok desa.
Pemkab Kapuas menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan dan pengembangan sistem kearsipan, memastikan seluruh desa mampu memanfaatkan aplikasi Srikandi secara maksimal untuk meningkatkan pelayanan masyarakat.
Penulis : Sri
Editor : Ika


