PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, menegaskan perlunya pengawasan ketat terhadap kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 2025.
“Meski tampak sehat secara fisik, bukan berarti dagingnya bebas dari bakteri atau cacing pita. Ini perlu diantisipasi agar tidak menimbulkan risiko kesehatan,” ujarnya, Minggu (25/5/2025).
Ia menilai, Pemerintah Kota Palangka Raya perlu menggencarkan edukasi kepada masyarakat tentang cara memilih hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat Islam.
“Warga harus tahu ciri-ciri hewan yang layak dijadikan kurban, seperti berjenis kelamin jantan, cukup umur, dan tidak cacat,” katanya.
Khemal juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lokasi penyembelihan agar daging yang dikonsumsi tetap aman dan higienis.
“Tempat penyembelihan tidak boleh bercampur dengan kotoran atau limbah lain yang bisa menularkan bakteri. Karena daging itu akan dibagikan ke banyak orang,” jelasnya.
Selain aspek kesehatan, ia mengingatkan agar pelaksanaan kurban juga memperhatikan kelestarian lingkungan dengan mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.
“Lebih baik gunakan wadah ramah lingkungan agar tidak menambah timbunan sampah plastik di kota,” ucapnya.
Khemal pun mengajak masyarakat untuk menjadikan Idul Adha sebagai momentum mempererat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama.
“Mari sambut Idul Adha dengan semangat berkurban dan berbagi. Ini bukan hanya ibadah, tapi juga wujud cinta kasih kepada sesama,” tutupnya. (pri/red)


