PALANGKA RAYA,katakata.co.id– Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Sampit resmi memasuki babak kepemimpinan baru. Serah terima jabatan Kepala Bapas Sampit digelar di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Jumat (14/8/2026).
Dalam prosesi tersebut, kepemimpinan Bapas Sampit diserahterimakan dari Prayudha Rachmadany kepada Dannu Priyanto. Kegiatan turut dihadiri Kepala Kanwil Ditjenpas Kalimantan Tengah Hensah bersama jajaran.
Pergantian jabatan berlangsung tertib dan khidmat. Momentum ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya dalam pembimbingan, pengawasan, serta pendampingan terhadap klien pemasyarakatan.
Selama memimpin Bapas Kelas II Sampit, Prayudha Rachmadany telah mendorong berbagai upaya peningkatan kualitas pelayanan dan kinerja organisasi. Tongkat estafet kepemimpinan kini berada di tangan Dannu Priyanto dengan harapan mampu meneruskan capaian yang telah dibangun sekaligus menghadirkan pengembangan program baru.
Kepala Kanwil Ditjenpas Kalimantan Tengah, Hensah, menekankan bahwa pergantian pimpinan harus menjadi momentum untuk memperkuat kinerja, bukan sekadar pergantian personel.
“Yang terpenting adalah bagaimana kesinambungan kinerja tetap terjaga, soliditas jajaran semakin kuat, dan komitmen memberikan pelayanan pemasyarakatan yang profesional serta berintegritas terus ditingkatkan,” ujar Hensah.
Kepemimpinan baru di Bapas Sampit juga diharapkan dapat memperkuat inovasi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat maupun klien pemasyarakatan. Dukungan seluruh jajaran menjadi salah satu faktor penting agar program kerja yang telah berjalan dapat diteruskan dan dikembangkan.
Dengan dilantiknya Dannu Priyanto sebagai Kepala Bapas Sampit, seluruh jajaran diharapkan dapat membangun sinergi serta menjaga semangat kerja dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
Sertijab tersebut menjadi awal bagi Bapas Sampit untuk melanjutkan berbagai program positif sekaligus meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan, sehingga kehadiran Bapas semakin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan mendukung tujuan sistem pemasyarakatan di Kalimantan Tengah.
Penulis: Wiyandri
Editor : Ardi


