SAMPIT, katakata.co.id – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Sampit kembali menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) di Aula Tengah Bapas, Jumat (31/7/2026). Agenda sidang kali ini membahas usulan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) untuk program Pembebasan Bersyarat (PB) bantuan yang berasal dari Balai Pemasyarakatan lain.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pemberian rekomendasi terhadap usulan hak integrasi bagi warga binaan pemasyarakatan. Sidang diikuti Kepala Bapas Kelas II Sampit, Prayudha Rachmadany, bersama pejabat struktural dan para Pembimbing Kemasyarakatan yang tergabung dalam Tim Pengamat Pemasyarakatan.
Dalam pembahasan, setiap usulan Litmas dikaji secara menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari hasil penelitian kemasyarakatan, perkembangan perilaku warga binaan selama menjalani pembinaan, dukungan keluarga dan lingkungan sosial, hingga kelengkapan persyaratan administratif maupun substantif sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Bapas Kelas II Sampit, Prayudha Rachmadany, menegaskan bahwa Sidang TPP memiliki peran strategis dalam memastikan setiap rekomendasi yang diterbitkan benar-benar melalui proses penilaian yang profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.
«”Melalui Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan, setiap usulan Litmas dibahas secara mendalam agar rekomendasi yang diberikan benar-benar didasarkan pada hasil penelitian yang profesional serta sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hal ini menjadi bagian dari komitmen Bapas Sampit dalam mendukung pelaksanaan program reintegrasi sosial yang tepat sasaran dan berorientasi pada keamanan serta kepentingan masyarakat,” ujar Prayudha.»
Menurutnya, forum TPP juga menjadi bentuk sinergi antar-Balai Pemasyarakatan dalam mempercepat penyelesaian usulan Litmas bantuan tanpa mengurangi kualitas kajian yang dilakukan.
Melalui mekanisme tersebut, rekomendasi yang dihasilkan diharapkan mampu menjadi dasar pertimbangan yang kuat dalam proses pemberian hak integrasi bagi warga binaan, sekaligus mendukung keberhasilan program reintegrasi sosial.
Bapas Kelas II Sampit menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan penelitian kemasyarakatan dan pembimbingan secara profesional, akuntabel, serta berorientasi pada terwujudnya Sistem Pemasyarakatan yang memberikan manfaat bagi warga binaan maupun masyarakat luas.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


