SAMPIT,katakata.co.id– Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Sampit menggelar kegiatan “Bapas Goes to School 2026” di Mushola SMK Negeri 3 Sampit, Senin (10/5/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memberikan edukasi hukum sekaligus pencegahan kenakalan remaja di lingkungan sekolah.
Kegiatan yang berlangsung selama dua jam tersebut diikuti oleh jajaran Bapas Sampit, guru, serta ratusan siswa. Suasana berlangsung tertib dan interaktif, dengan antusiasme tinggi dari para pelajar yang mengikuti setiap sesi materi.
Kepala Bapas Kelas II Sampit, Prayudha Rachmadany, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya membangun kesadaran hukum sejak dini di kalangan pelajar.
“Melalui program ini, kami ingin siswa lebih memahami peran Bapas serta menyadari konsekuensi hukum dari setiap tindakan yang melanggar aturan,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, tim Bapas memperkenalkan tugas dan fungsi lembaga, khususnya dalam pendampingan Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH). Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman terkait pentingnya reintegrasi sosial bagi anak yang pernah tersangkut masalah hukum.
Materi lain yang disampaikan mencakup berbagai bentuk kenakalan remaja, mulai dari pergaulan bebas, penyalahgunaan media sosial, hingga bahaya narkoba. Para siswa diingatkan agar lebih bijak dalam memilih lingkungan pergaulan serta meningkatkan disiplin diri.
Tak hanya itu, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), termasuk pendekatan diversi dan keadilan restoratif yang lebih mengedepankan pembinaan dibandingkan hukuman. Edukasi tentang bullying, baik secara langsung maupun melalui media sosial, turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut.
“Lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan saling menghargai. Bullying dalam bentuk apa pun harus dicegah bersama,” tambah Prayudha.
Untuk menjaga suasana tetap hidup, kegiatan diselingi dengan ice breaking berupa permainan interaktif yang melatih konsentrasi dan kerja sama siswa. Di akhir kegiatan, peserta juga mendapatkan sosialisasi mengenai sekolah kedinasan Politeknik Pemasyarakatan (Poltekpin), termasuk peluang karier di bidang pemasyarakatan.
Secara keseluruhan, kegiatan ini mendapat respons positif dari pihak sekolah. Program “Bapas Goes to School” diharapkan dapat terus berlanjut sebagai sarana edukasi hukum yang berkesinambungan bagi pelajar.
Ke depan, Bapas Sampit berencana memperkuat koordinasi dengan pihak sekolah untuk menghadirkan program penyuluhan hukum secara berkala, guna membentuk generasi muda yang sadar hukum dan berkarakter positif.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


