PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalteng, Habib Sayid Abdurrahman, mengingatkan seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga kehormatan Bendera Merah Putih.
Ia menegaskan, Bendera Merah Putih merupakan simbol negara yang sakral sekaligus identitas bangsa Indonesia, bukan sekadar bendera, melainkan lambang persatuan serta bukti perjuangan para pahlawan bangsa.
“Bendera Merah Putih adalah simbol NKRI yang sakral, diperjuangkan oleh leluhur kita dengan pengorbanan jiwa, raga, air mata, hingga darah,” ucapnya, Sabtu (16/8/2025).
Ia menambahkan, seluruh elemen masyarakat harus menghormati dan menjaga kesakralan bendera kebangsaan dengan tidak menyandingkannya bersama simbol lain yang bukan identitas negara.
“Sebaiknya simbol negara kita jangan disandingkan dengan simbol lainnya yang memang bukan identitas negara kita,” tegasnya.
Sayid juga mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat maupun berekspresi harus dilakukan secara bijak, dengan menyampaikan kritik atau protes melalui cara yang baik serta jalur yang tepat.
“Kalau ada sesuatu yang tidak puas hendaknya protes atau kritik disampaikan melalui cara-cara yang baik dan melalui saluran yang benar,” tuturnya.
Ia mencontohkan, mengibarkan bendera asing atau simbol fiksi seperti bendera anime bukanlah bentuk kritik yang tepat, melainkan justru merendahkan identitas bangsa.
“Tentu tidak seharusnya dengan mengibarkan bendera anime One Piece yang justru mencabik-cabik identitas negara yang menjadi kebanggaan kita,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia berharap momentum Hari Kemerdekaan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih menghargai jasa para pahlawan dan memperkuat rasa nasionalisme.
“Mari kita jadikan Merah Putih bukan sekadar simbol, tapi sebagai pengikat persatuan bangsa yang harus kita jaga bersama,” pungkasnya. (pri/red)


