SAMPIT, katakata.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) memutuskan, tidak menggelar Pawai Pembangunan untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini.
Agenda tahunan tersebut akan dialihkan ke rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Kotim, yang direncanakan berlangsung pada awal 2027 mendatang.
Bupati Kotim, Halikinnor mengatakan, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi. Selain itu, kabut asap juga menjadi pertimbangan karena berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat.
“Pawai pembangunan tidak dilaksanakan karena karhutla, kita batalkan. Nanti kemungkinan di Hari Jadi Kotim saja kita laksanakan,” ungkap Halikinnor, Senin (14/9/2026).
Sebelumnya, Pawai Pembangunan dijadwalkan berlangsung pada 22 Agustus 2026. Namun, meningkatnya kejadian karhutla membuat Pemkab Kotim menunda pelaksanaannya tanpa menetapkan batas waktu.
Hingga kini kondisi karhutla belum sepenuhnya membaik. Penanganan kebakaran bahkan masih membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kotim.
Menurut Halikinnor, kondisi tersebut membuat pelaksanaan pawai sulit dilakukan secara optimal. OPD yang biasanya menyiapkan kendaraan hias maupun peserta pejalan kaki kini juga memiliki tugas dalam membantu penanganan karhutla.
“Karena kalau sekarang tidak mungkin. Saat ini kabut asap, orang tidak bisa mengurus kendaraannya. Nanti kalau cuma sekadar asal ada saja percuma,” terangnya.
Dengan pengalihan jadwal tersebut, Pemkab Kotim memiliki waktu lebih panjang untuk mempersiapkan pawai. Kendaraan hias, atraksi dan berbagai penampilan peserta diharapkan dapat disiapkan secara lebih matang.
Halikinnor berharap, Pawai Pembangunan nantinya dapat digelar dalam kondisi cuaca yang lebih baik, sehingga masyarakat dapat menikmati kemeriahan agenda tersebut tanpa terganggu kabut asap maupun ancaman karhutla.
Penulis/Editor : Juniardi


