KatakataKatakata
  • Home
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kalteng
    • Pemko Palangka Raya
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Sukamara
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Gunung Mas
    • Dinas PUPR Barito Selatan
    • PUPR-PKP Kapuas
  • Legislatif
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Sukamara
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Gunung Mas
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial Budaya
    • Opini
Reading: Habitat Terbakar, Satwa Liar di Kotim Terancam
Bagikan
KatakataKatakata
  • Home
  • Pemerintahan
  • Legislatif
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
  • Home
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kalteng
    • Pemko Palangka Raya
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Sukamara
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Gunung Mas
    • Dinas PUPR Barito Selatan
    • PUPR-PKP Kapuas
  • Legislatif
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Sukamara
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Gunung Mas
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial Budaya
    • Opini
  • Box Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
@2023 Copyright Katakata.co.id

Pemkab Kotawaringin Timur

Habitat Terbakar, Satwa Liar di Kotim Terancam

Senin, 28 September 2026 09:02
Bagikan
3 Min Read
Dua orangutan induk dan anak yang berhasil diselamatkan dari ancaman karhutla yang terjadi di Kotim, beberapa waktu lalu. Pilihan judul yg singkat dan kuat
Bagikan

SAMPIT, katakata.co.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berdampak terhadap keberlangsungan satwa liar. Ketika habitat terbakar, satwa kehilangan tempat berlindung dan sumber makanan, sehingga terpaksa berpindah mencari lokasi yang lebih aman.

Kondisi tersebut terpantau di sejumlah wilayah yang terdampak karhutla. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Sampit, menerima laporan mengenai satwa dilindungi yang terdampak kebakaran, baik yang berhasil dievakuasi maupun ditemukan dalam kondisi mati.

Di Desa Terantang Hilir, Kecamatan Seranau, misalnya, aktivis lingkungan menemukan sejumlah satwa menjadi korban setelah melakukan penyisiran kawasan yang terbakar. Satwa yang ditemukan antara lain pelanduk, rusa, burung raja udang, trenggiling, kucing hutan dan lutung abu-abu.

Dua ekor trenggiling bahkan ditemukan dalam kondisi hangus terbakar, di tengah habitat yang ikut rusak akibat kebakaran.

Kepala BKSDA Pos Sampit, Muriansyah mengatakan, ancaman terhadap satwa tidak hanya terjadi di satu lokasi. Setiap kawasan yang terbakar berpotensi menjadi tempat terdampaknya satwa liar, termasuk jenis yang dilindungi.

“Bukan hanya di Terantang, di tempat-tempat lain pun seperti di Kota Besi yang saat ini kejadian di Kandan, ada jenis orangutan, kucing hutan, trenggiling. Tapi hampir semua tempat kebakaran mengancam satwa liar, khususnya satwa liar yang dilindungi,” kata Muriansyah, Rabu (23/9/2026).

Dampak karhutla juga membuat satwa berisiko masuk ke kawasan permukiman. Salah satunya seekor kukang yang diduga tersengat listrik setelah keluar dari habitatnya untuk menghindari ancaman kebakaran. Meski sempat mendapat penanganan medis, satwa tersebut akhirnya mati.

Di sisi lain, sejumlah satwa masih berhasil diselamatkan dari lokasi terdampak. Dua orangutan induk dan anak, Raya dan Rayu, sebelumnya dievakuasi dari kawasan Jalan Sawit Raya, sekitar Hutan Kota Sampit, yang terdampak karhutla.

Seekor trenggiling juga berhasil diselamatkan dari lokasi kebakaran di Jalan Bumi Raya 1, Kecamatan Baamang. Satwa tersebut kemudian diserahkan kepada BKSDA Pos Sampit untuk mendapatkan penanganan sebelum akhirnya dilepasliarkan.

Laporan mengenai satwa terdampak juga datang dari wilayah Mentaya Hilir Utara dan Mentaya Hilir Selatan. Di wilayah tersebut dilaporkan terdapat orangutan dan beruang yang berpotensi terdampak kebakaran.

“Belum lagi Mentaya Hilir Utara dan Mentaya Hilir Selatan itu sama, ada dilaporkan orangutan dan beruang,” ujarnya.

Muriansyah menegaskan, perhatian terhadap satwa tidak hanya diperlukan ketika kebakaran terjadi di kawasan hutan. Semak belukar dan kebun masyarakat juga dapat menjadi habitat sementara bagi satwa liar untuk mencari makanan maupun berlindung.

“Jadi bukan cuma di hutan yang kita fokus. Di semak belukar pun saat ini satwa liar ada di situ,” ungkapnya.

 

Penulis/Editor : Juniardi

Editor Katakata Senin, 28 September 2026 09:02
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Please select a rating!

POPULER

Perintah Kapolresta Diabaikan? Tersangka Kekerasan Seksual Anak di Palangka Raya Belum Ditahan, Keluarga Berencana Lapor Propam!
Jumat, 11 September 2026 18:47
Mampukah Prof. Juni Gultom Membawa Perahu Dayung Kalteng Melaju Kencang ?
Selasa, 1 September 2026 11:37
Bursa Calon Rektor UPR Diguncang Dugaan Skandal: Kementerian DIKTISAINTEK Perintahkan Prof Bhayu Diperiksa!
Senin, 14 September 2026 23:05
Tersangka Pelecehan Seksual Anak diduga Keluar Tahanan, Kuasa Hukum Korban Desak Polresta Palangka Raya Tegakkan Hukum
Senin, 7 September 2026 19:50
CATATAN REDAKSI: Ketika Jerit Anak Di Bawah Umur Korban Kekerasan Seksual Kalah oleh Kelonggaran Hukum
Jumat, 18 September 2026 18:08

Berita Terbaru

Pemkab Kotim Intensifkan Pemadaman Karhutla hingga Pendinginan
Pemkab Kotawaringin Timur Senin, 28 September 2026 09:39
Pemkab Kotim Tegaskan Disiplin Guru PNS, Mangkir Mengajar Bisa Disanksi
Pemkab Kotawaringin Timur Senin, 28 September 2026 09:34
Kotim Raih TP2DD Terbaik se-Kalimantan Berkat Inovasi Digital PBB-P2
Pemkab Kotawaringin Timur Senin, 28 September 2026 09:30
Langit Sampit Berubah Kuning, BMKG Ungkap Penyebabnya
Pemkab Kotawaringin Timur Senin, 28 September 2026 09:25
Kabut Asap Ganggu Pembelajaran, 339 Sekolah di Kotim Terapkan BDR
Pemkab Kotawaringin Timur Senin, 28 September 2026 09:20

You Might Also Like

Pemkab Kotawaringin Timur

Pemkab Kotim Intensifkan Pemadaman Karhutla hingga Pendinginan

Senin, 28 September 2026 09:39
Pemkab Kotawaringin Timur

Pemkab Kotim Tegaskan Disiplin Guru PNS, Mangkir Mengajar Bisa Disanksi

Senin, 28 September 2026 09:34
Pemkab Kotawaringin Timur

Kotim Raih TP2DD Terbaik se-Kalimantan Berkat Inovasi Digital PBB-P2

Senin, 28 September 2026 09:30
Pemkab Kotawaringin Timur

Langit Sampit Berubah Kuning, BMKG Ungkap Penyebabnya

Senin, 28 September 2026 09:25
KatakataKatakata
Follow US
© 2023 Global Media Bersaudara | Katakata.co.id
  • Box Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Selamat Datang!

Login ke Akun Anda

Lost your password?