PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Arton S. Dohong, mendorong agar aktivitas domino dapat dikembangkan secara positif sebagai bagian dari sektor ekonomi kreatif yang memiliki potensi membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan.
Menurut Arton, potensi tersebut dapat dikembangkan selama pelaksanaannya tetap berada dalam koridor hukum, mengedepankan etika, serta menghormati norma sosial dan budaya yang berlaku di masyarakat.
“Perkembangan industri domino jika dikelola dengan aturan yang baik dan tertib, dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan ekonomi yang positif. Hal ini juga berpotensi menjadi wadah pelatihan karakter serta sarana silaturahmi yang mempererat persaudaraan antarwarga tanpa melanggar norma yang berlaku,” ujar Arton.
Ia menilai, domino tidak semata-mata dapat dilihat sebagai permainan. Di sejumlah daerah, aktivitas tersebut telah berkembang menjadi kegiatan komunitas yang menjadi ruang interaksi sosial sekaligus sarana mempererat komunikasi dan kebersamaan.
Namun, Arton mengingatkan agar perkembangan aktivitas tersebut tidak keluar dari tujuan positif. Pengawasan dan pembinaan dinilai penting untuk mencegah domino dimanfaatkan sebagai sarana kegiatan yang bertentangan dengan hukum maupun norma masyarakat.
“Yang terpenting adalah bagaimana kegiatan ini tetap berjalan secara tertib, sportif dan sesuai dengan aturan. Jangan sampai ada praktik-praktik yang justru mencederai tujuan positifnya,” tegasnya.
Ia mengatakan, pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan perlu mengambil peran dalam memberikan pembinaan serta memastikan setiap kegiatan yang berkaitan dengan industri domino memiliki tata kelola yang jelas.
Dengan pembinaan yang tepat, kata Arton, domino tidak hanya berpotensi menjadi aktivitas rekreasi dan komunitas, tetapi juga dapat berkembang menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Arton juga mengajak pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat yang memiliki minat terhadap domino untuk bersama-sama menjaga citra positif kegiatan tersebut. Sportivitas, etika, kebersamaan, dan kepatuhan terhadap regulasi harus menjadi landasan utama.
“Setiap peluang ekonomi yang tumbuh dari masyarakat harus diberikan ruang selama memberikan manfaat, menciptakan lapangan pekerjaan, serta tetap menaati aturan dan budaya daerah,” katanya.
Ia berharap dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal dapat mendorong lahirnya inovasi baru sekaligus memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat Kalteng.
Arton menegaskan, DPRD Kalteng akan terus mendorong berbagai potensi ekonomi masyarakat agar dapat berkembang secara bertanggung jawab dan memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


