BALIKPAPAN, katakata.co.id – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) terus memperkuat pengamanan aset strategis milik negara.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyerahan sertifikat Gardu Induk (GI) 150 kV Bukuan di Balikpapan oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kepada PLN.
Penyerahan sertifikat tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memastikan seluruh aset infrastruktur ketenagalistrikan memiliki kepastian hukum. Langkah ini dinilai penting untuk mendukung pengelolaan aset negara yang profesional, transparan, sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
Manager PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Balikpapan, Jati Pharmadita, mengatakan legalitas aset menjadi fondasi utama dalam mendukung operasional sistem kelistrikan nasional.
“Pengamanan aset negara melalui sertifikasi menjadi tonggak penting dalam menjaga legalitas infrastruktur ketenagalistrikan. Dengan kepastian hukum yang kuat, PLN dapat memastikan setiap aset dikelola secara maksimal untuk mendukung layanan listrik tanpa kedip bagi masyarakat dalam semarak HUT ke-81 RI,” ujar Jati.
Menurutnya, sertifikasi aset bukan hanya memberikan perlindungan hukum, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan pelayanan publik dalam jangka panjang.
“Setiap aset memiliki peran krusial dalam menyokong sistem kelistrikan. Oleh karena itu, kami terus berupaya memastikan seluruh infrastruktur strategis memiliki legalitas yang jelas sehingga mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi negara dan masyarakat luas,” tambahnya.
Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa pengamanan aset merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga kekayaan negara sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan.
Ia menyebut sinergi antara PLN dan ATR/BPN menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh aset ketenagalistrikan memiliki kepastian hukum sehingga dapat mendukung operasional yang berkelanjutan.
“Dedikasi PLN tidak hanya diwujudkan melalui keandalan penyediaan tenaga listrik untuk masyarakat, tetapi juga melalui kepatuhan tata kelola dan pengamanan aset negara. Sinergi bersama ATR/BPN menjadi langkah nyata perseroan untuk memastikan setiap aset strategis terjaga kepastian hukumnya, guna mendukung operasional yang berkelanjutan dan memberikan pelayanan kelistrikan terbaik bagi seluruh rakyat,” tutup Riko.
Dengan legalitas aset yang semakin kuat, PLN optimistis pengelolaan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berjalan lebih optimal, sekaligus memperkuat pelayanan kelistrikan yang andal bagi masyarakat di tengah momentum peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.
Penulis : Ardi
EDitor : Ika


