SAMPIT, katakata.co.id – Pemkab Kotim mendorong pemanfaatan teknologi digital, untuk menyampaikan informasi pembangunan dan potensi daerah. Hal ini agar Kotim bisa lebih dikenal masyarakat luas, termasuk hingga ke luar daerah.
Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim, Umar Kaderi mengatakan, pemanfaatan teknologi digital diharapkan mampu menjadi sarana penyampaian informasi pembangunan kepada masyarakat secara lebih terbuka dan cepat.
“Melalui teknologi digital, diharapkan pembangunan yang terlaksana di Kotim bisa tersampaikan ke masyarakat, mulai dari pelaksanaan, kendala hingga tantangan yang dihadapi,” katanya, Jumat (29/5/2026).
Keterbukaan informasi pembangunan dinilai penting, agar masyarakat mengetahui proses pembangunan yang sedang berjalan, sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah.
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kotim, turut didorong menerapkan sistem digitalisasi, baik dalam pelaksanaan kegiatan maupun sistem pelaporan.
“Semua OPD melaksanakan sistem digitalisasi. Ini menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan,” ujarnya.
Umar kaderi berharap, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotim dapat mengambil peran sebagai pusat integrasi informasi digital di daerah.
Dengan langkah tersebut, maka diharapkan berbagai informasi pembangunan dari OPD, kecamatan hingga desa, dapat tersentralisasi dan lebih mudah diakses masyarakat.
“Kita berharap seluruh OPD, kecamatan hingga kelurahan dan desa menerapkan teknologi sistem digital tersebut,” tambahnya.
Digitalisasi juga diharapkan menjadi sarana membangun branding atau citra daerah, agar potensi Kotim semakin dikenal masyarakat luar daerah.
Kotim membutuhkan branding yang kuat untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah, mulai dari pembangunan, kegiatan unggulan, produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), hingga destinasi wisata.
“Melalui digitalisasi kita bisa menginformasikan kepada masyarakat secara luas, tentang pesona yang ada di Kotim,” ucapnya.
Branding yang baik diyakini akan dapat menarik minat masyarakat luar daerah, untuk datang berkunjung ke Kotim. Meningkatnya kunjungan tersebut, maka akan berdampak terhadap peningkatan ekonomi daerah.
Penulis : Wiyandri
EDitor : Ika


