PALANGKA RAYA,katakata.co.id- Universitas Palangka Raya (UPR) menerima 1.090 calon mahasiswa baru tahun 2026. Penerimaan mahasiswa itu melalui jalur Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Konsorsium Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN-Barat).
Panitia mengumumkan hasil seleksi secara serentak pada Selasa (30/6/2026) pukul 16.00 WIB. Peserta dapat mengecek hasil kelulusan melalui laman resmi SMMPTN-Barat. Bisa juga melalui laman mirror yang tersedia di PTN anggota konsorsium.
Panitia mencatat sebanyak 1.489 peserta memilih UPR melalui jalur SMMPTN-Barat tahun ini. Dari jumlah tersebut, 1.090 peserta berhasil lolos seleksi. Sebanyak 93,39 persen peserta yang diterima berasal dari Kalteng.
UPR juga mencatat lima program studi dengan tingkat persaingan tertinggi. Yakni Kedokteran dengan rasio keketatan 1:7, Farmasi (1:6), Teknik Pertambangan (1:5), Teknik Informatika (1:5), dan Teknik Sipil (1:2).
Panitia menetapkan hasil tersebut melalui rapat penetapan kelulusan pada 29 Juni 2026. Tahun ini, sebanyak 27 perguruan tinggi negeri yang tergabung dalam Konsorsium BKS-PTN Barat menyelenggarakan seleksi mandiri secara bersama.
Ketua SMMPTN-Barat 2026 sekaligus Rektor Universitas Bangka Belitung, Prof Dr Ibrahim, MSi, mengatakan, panitia melaksanakan seluruh tahapan seleksi dengan mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, akuntabilitas, dan keadilan.
Ia menyebut, SMMPTN-Barat 2026 menarik minat 30.525 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 30.315 peserta menyelesaikan proses pendaftaran secara permanen dan berhak mengikuti seleksi.
“Tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap mekanisme seleksi yang diselenggarakan Konsorsium BKS-PTN Barat,” katanya.
Ibrahim juga meminta seluruh peserta hanya mengakses informasi hasil seleksi melalui kanal resmi SMMPTN-Barat. Bagi peserta yang dinyatakan lolos, masing-masing perguruan tinggi akan mengumumkan jadwal registrasi ulang, verifikasi dokumen, penetapan Uang Kuliah Tunggal (UKT), serta tahapan administrasi lainnya.
Ketua BKS-PTN Barat yang juga Rektor Universitas Palangka Raya, Prof Dr Ir Salampak, MS, menilai, tingginya jumlah peserta menunjukkan semakin luasnya akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi di wilayah barat Indonesia.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mempercayai pihak-pihak yang mengatasnamakan panitia dan menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
“Hasil seleksi yang diumumkan melalui sistem resmi merupakan hasil final yang ditetapkan berdasarkan mekanisme seleksi yang berlaku,” tegasnya.
Berdasarkan rekapitulasi pendaftaran, Universitas Palangka Raya masuk dalam daftar perguruan tinggi negeri dengan jumlah peserta UTBK terbanyak bersama Universitas Riau, Universitas Jambi, Universitas Syiah Kuala, Universitas Bengkulu, Universitas Lampung, Universitas Tanjungpura, Universitas Singaperbangsa Karawang, Universitas Siliwangi, dan Universitas Sumatera Utara.
Penulis : Ardi
EDitor : Ika


