SAMPIT,katakata.co.id – Seorang pria paruh baya di Kabupaten Kotawaringin Timur harus berurusan dengan hukum setelah nekat mencabuli dua anak kakak beradik yang masih di bawah umur. Pelaku berinisial SA (51) ditangkap oleh pihak kepolisian usai laporan orang tua korban.
Kasus ini terungkap saat ayah korban yang hendak berangkat kerja ke sebuah perusahaan perkebunan di Kecamatan Tualan Hulu berniat menitipkan kedua anaknya kepada pengasuh. Namun karena pengasuh tersebut sedang sakit, sang ayah berencana menitipkan anak-anaknya kepada SA, yang tinggal di lingkungan yang sama.
Saat mendengar rencana tersebut, salah satu korban menolak dengan alasan bahwa pelaku sering melakukan tindakan asusila setiap kali mereka dititipkan sebelumnya. Aksi bejat tersebut dilakukan di rumah pelaku dan terjadi sebanyak dua kali.
Mendengar pengakuan anaknya, ayah korban langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Petugas yang menerima laporan segera bergerak cepat dan menangkap pelaku untuk diproses hukum lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polres Kotawaringin Timur, AKP Iyudi Hartanto, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan, kasus ini kini ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kotim, dengan melibatkan UPT PPA, Dinas Sosial, serta psikolog untuk memberikan pendampingan kepada para korban.
“Kami sudah mengamankan pelaku dan melakukan pemeriksaan intensif. Saat ini kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memberikan perlindungan serta pendampingan psikologis kepada korban,” ujar AKP Iyudi Hartanto.
Sementara itu, pelaku SA dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan berperan aktif dalam melindungi anak-anak dari berbagai bentuk kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan sekitar.
Penulis : Mahsut
Editor : Ririen Binti


