PALANGKA RAYA, katakat.co.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Palangka Raya terus berkomitmen untuk memberantas aksi balapan liar yang meresahkan masyarakat. Memasuki bulan kedua masa jabatannya, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polresta Palangka Raya, Komisaris Polisi (Kompol) Hermanto, mengungkapkan bahwa pihaknya menyiapkan solusi jangka pendek hingga panjang untuk mengatasi fenomena balap liar di Kota Cantik.
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan dialog interaktif bertajuk Ngobrol Santai Ngopi Kopigin dan JOC Kopigin Domino S7 yang berlangsung di Kafe Kopigin, Jalan Salampak Umar, Palangka Raya, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan sosialisasi ini dihadiri dan diikuti secara aktif oleh rekan-rekan media di Palangka Raya.
Kompol Hermanto mengatakan bahwa sejak awal menjabat, dirinya diberikan tugas yang cukup berat untuk menertibkan balapan liar. Karena aksi ini sudah dianggap sebagai hobi, menanganinya tentu tidak mudah.
“Kami telah menerapkan metode patroli dan penempatan pos penjagaan di titik-titik rawan, seperti kawasan Dr. Murjani, Diponegoro, dan RTA Milono, khususnya pada malam Sabtu dan malam Minggu,” ujarnya.
Kompol Hermanto mengakui adanya lonjakan aktivitas balap liar selama masa libur sekolah. Para pelaku mayoritas merupakan anak-anak usia sekolah serta remaja yang putus sekolah.
“Fenomena ini kerap menyulitkan petugas di lapangan karena para pembalap liar kerap memanfaatkan waktu lengah petugas, seperti sekitar jam 3 dini hari saat petugas mulai lelah,” tuturnya.
Menghadapi situasi ini, Kasatlantas mengaku sedih ketika harus menahan motor para pelaku karena hal itu menandakan pihak kepolisian masih harus bekerja keras mengedukasi masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas.
“Untuk meminimalisir risiko kecelakaan di jalan umum dan demi keselamatan bersama, Satlantas Polresta Palangka Raya telah menjalin komunikasi dengan Wali Kota Palangka Raya guna menyalurkan bakat para pemuda tersebut ke jalur yang positif,” ujarnya.
Rencana jangka panjang yang akan segera direalisasikan adalah program Race Sore yang diadakan satu kali dalam seminggu di Sirkuit Sabaru, Palangka Raya.
“Melalui program ini, pihak kepolisian memberikan fasilitas jalur balap yang aman dan menjamin tidak ada penangkapan selama para pembalap menyalurkan hobinya di dalam sirkuit resmi tersebut,” imbuhnya.
Kasatlantas menegaskan bahwa jalan raya adalah fasilitas umum, sehingga sangat berbahaya dan merugikan pengguna jalan lain jika dipakai untuk ajang balapan. Melalui Sirkuit Sabaru, diharapkan para pemuda dapat menyalurkan hobi dengan aman tanpa membahayakan diri sendiri dan orang lain.
“Sementara bagi yang tetap melanggar di jalan raya, kepolisian memberlakukan sanksi tilang dan kendaraan ditahan selama 3 bulan, di mana proses sidang dijadwalkan pada 14 Agustus 2026 dengan catatan kendaraan wajib dikembalikan ke kondisi standar,” tegasnya.
Di akhir penyampaiannya, ia juga menyoroti knalpot brong yang menjadi sumber kebisingan dan meresahkan lingkungan.
Apresiasi dan dukungan terhadap langkah Satlantas Polresta Palangka Raya turut mengalir dari pihak penyelenggara acara.
Ketua Panitia JOC Kopigin Domino Season-7, Giben, menyatakan bahwa kehadiran pihak kepolisian dalam kegiatan ini memberikan dampak yang sangat positif, terutama dalam menyebarkan pesan keselamatan berkendara kepada komunitas dan masyarakat luas.
Giben menyampaikan bahwa pihaknya sengaja menggandeng Satlantas Polresta Palangka Raya agar ruang kumpul seperti ini bisa diisi dengan edukasi yang bermanfaat. Menurutnya, komunitas pemuda dan olahraga di Palangka Raya harus menjadi garda terdepan dalam mencontohkan perilaku berkendara yang aman dan bertanggung jawab di jalan raya.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh langkah Satlantas Polresta Palangka Raya dalam mensosialisasikan tertib lalu lintas ini. Kegiatan Ngobrol Santai ini menjadi ruang yang sangat tepat bagi kami, masyarakat, dan rekan-rekan media untuk bersinergi menjaga kondusivitas kota,” kata Giben.
Giben juga menambahkan bahwa program inovatif seperti penyediaan jalur balap resmi di Sirkuit Sabaru merupakan solusi cerdas yang perlu didukung oleh semua pihak. Ia berharap sosialisasi seperti ini bisa terus berlanjut agar pesan-pesan keselamatan dapat menjangkau lebih banyak generasi muda di Palangka Raya.
“Melalui edukasi yang humanis seperti ini, kami berharap kesadaran masyarakat, khususnya para remaja, dapat meningkat. Kami di kepanitiaan JOC Domino bersama rekan-rekan media siap membantu menggaungkan pesan positif ini agar tidak ada lagi aksi balap liar yang membahayakan di jalanan,” tutur Giben.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


