BALIKPAPAN,katakata.co.id– Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memperingati Hari Mangrove Sedunia, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UP2B Kaltimra) meluncurkan program Electrifying Marine: Menjaga Alam, Menyala Bersama Energi Listrik di kawasan Mangrove Center Graha Indah, Balikpapan.
Program yang dijalankan melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli ini mengusung konsep pengembangan wisata berbasis energi bersih dengan memadukan pelestarian lingkungan, transisi energi, serta pemberdayaan masyarakat.
Sejumlah fasilitas disiapkan dalam program tersebut, mulai dari perahu wisata bertenaga listrik, penanaman 1.000 bibit mangrove beserta sarana pendukungnya, hingga pembangunan fasilitas sanitasi guna meningkatkan kenyamanan pengunjung. Seluruh bantuan diserahkan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Mangrove Center Graha Indah untuk dikelola dan dikembangkan.
Kehadiran perahu listrik diharapkan mampu menghadirkan pengalaman wisata yang lebih ramah lingkungan sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan. Di sisi lain, pengembangan wisata mangrove juga membuka peluang usaha bagi masyarakat melalui produk-produk olahan berbahan dasar mangrove.
Selain menjadi destinasi wisata, kawasan Mangrove Center Graha Indah juga diarahkan sebagai pusat edukasi lingkungan bagi pelajar, masyarakat, dan wisatawan mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir serta pemanfaatan energi bersih dalam pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut turut melibatkan Srikandi PLN, komunitas Balikpapan Youth Spirit, dan perwakilan 25 Pokdarwis se-Kota Balikpapan yang bersama-sama melakukan aksi penanaman mangrove.
Manager PLN UP2B Kaltimra, Dita Agustiono, mengatakan program Electrifying Marine merupakan bentuk komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas melalui pemanfaatan energi listrik yang berdampak bagi lingkungan dan masyarakat.
“Melalui Electrifying Marine, kami ingin menunjukkan bahwa energi listrik tidak hanya menghadirkan keandalan pasokan, tetapi juga dapat menjadi penggerak pelestarian lingkungan dan pengembangan potensi wisata daerah. Kolaborasi bersama Pokdarwis ini diharapkan mampu menciptakan manfaat yang berkelanjutan, baik bagi ekosistem mangrove maupun bagi masyarakat yang menggantungkan penghidupannya dari sektor pariwisata,” ujar Dita.
Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa transisi energi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui penyediaan listrik yang andal.
“Keberlanjutan bukan hanya tentang bagaimana PLN menghadirkan energi yang andal, tetapi juga bagaimana energi tersebut mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Melalui Electrifying Marine, kami ingin menunjukkan bahwa energi bersih dapat menjadi penggerak pelestarian lingkungan, memperkuat sektor pariwisata, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Semangat inilah yang kami bawa dalam mengisi kemerdekaan, menghadirkan pembangunan yang tumbuh selaras dengan alam dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” kata Riko.
Melalui program Electrifying Marine, PLN menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan berkelanjutan melalui inovasi, kolaborasi, dan pemberdayaan masyarakat. Bertepatan dengan momentum HUT ke-81 RI, program ini diharapkan menjadi contoh bahwa pemanfaatan energi bersih mampu berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan wisata.
Penulis: Ardi
Editor : Ika


