PURUK CAHU, katakata.co.id – Penjabat Bupati Murung Raya (Mura) Hermon membuka kegiatan rembuk stunting tingkat Kabupaten, Rabu (20/3/2024).
Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Komitmen Bersama dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting dengan intervensi spesifik dan intervensi sensitif tingkat Kabupaten Mura.
Pj Bupati Mura menyampaikan dalam kerangka pembangunan kualitas sumber daya manusia, permasalahan stunting yang merupakan salah satu bagian dari double burden malnutrition (dbm) mempunyai dampak yang sangat merugikan, baik dari sisi kesehatan maupun dari sisi produktivitas ekonomi dan dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Dalam jangka pendek, jelasnya, stunting terkait dengan perkembangan sel otak yang akhirnya akan menyebabkan tingkat kecerdasan menjadi tidak optimal. hal ini berarti bahwa kemampuan kognitif anak dalam jangka panjang akan lebih rendah dan akhirnya menurunkan produktifitas dan kapasitas kerja yang tidak maksimal.
“Pelaksanaan rembuk stunting merupakan suatu langkah penting yang harus dilakukan Pemerintah untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penanganan stunting,” jelasnya.
Hermon mengatakan, penangan stunting harus dilakukan secara konvergen/ terpusat, terpadu, terkoordinasi oleh berbagai lintas sektor, serta dilakukan dengan diskusi yang terarah dalam rangka membahas hasil perumusan kegiatan untuk membuat komitmen bersama dan menetapkan kegiatan- kegiatan konvergensi dalam menangani stunting.
“Untuk mencegah dan menangani permasalahan stunting perlu melakukan pendekatan multi sektor melalui intervensi layanan spesifik dan sensitif secara konvergensi/ terintegrasi yang dilakukan baik dari tingkat kabupaten, hingga desa/kelurahan dengan memperhatikan ketepatan sasaran dan ketepatan program,” ujarnya. (dy/red)


