MUARA TEWEH, katakata.co.id – Anggota DPRD Barito Utara, Al Hadi, menegaskan bahwa penguatan sistem kearsipan merupakan bagian penting dari upaya membangun pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Ia menyambut baik langkah Pemkab Barito Utara yang terus meningkatkan kompetensi aparatur dalam pengelolaan arsip.
Pernyataan itu ia sampaikan setelah menanggapi kegiatan pengembangan SDM kearsipan yang berlangsung di aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Barito Utara, dengan menghadirkan narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Prihatni Wuryatmini.
Menurut Al Hadi, arsip berfungsi sebagai rekam jejak resmi yang menjadi rujukan penting dalam administrasi maupun pembuatan kebijakan.
“Arsip bukan hanya kumpulan kertas. Itu bukti autentik yang memastikan setiap proses pemerintah dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).
Ia menilai penetapan empat instrumen kearsipan oleh pemerintah daerah, mulai dari aturan penandatanganan naskah dinas hingga pedoman pengelolaan arsip aktif dan inaktif, merupakan bentuk keseriusan dalam menyesuaikan tata kelola administrasi daerah dengan standar nasional.
“Instrumen itu memberi arah yang jelas. Dengan pedoman yang tertata, pengelolaan arsip akan jauh lebih terstruktur dan aman,” katanya.
Legislator PKB tersebut juga menegaskan bahwa dukungan DPRD akan diberikan melalui kebijakan dan anggaran untuk memperkuat kompetensi aparatur. Ia menyebut implementasi kearsipan hanya akan berhasil jika ditopang SDM yang memahami prosedur dan standar yang berlaku.
“Kita ingin sistem yang dibangun benar-benar diterapkan. SDM harus siap menjalankan seluruh proses kearsipan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Al Hadi berharap kerja sama Pemkab Barito Utara dan ANRI dapat terus ditingkatkan agar tata kelola arsip di daerah berkembang lebih maju dan berdaya saing di tingkat provinsi.
“Kearsipan yang tertib adalah fondasi administrasi jangka panjang. Daerah ini punya peluang besar menjadi contoh pengelolaan arsip yang baik,” pungkasnya.
Penulis : Ardi
Editor : Ika


