MUARA TEWEH, katakata.co.id – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mulai menerapkan Sistem Informasi Pengadaan Tanah berbasis Geospasial (SIPETAK) sebagai langkah memperketat pengamanan aset daerah.
“Dengan visualisasi geospasial, setiap bidang tanah dapat diverifikasi secara detail,” ujar Kepala Bidang Pertanahan, Ary Sudarta, dalam sosialisasi di Aula Perkimtan.
Ary menjelaskan bahwa SIPETAK dikembangkan sebagai alat pemetaan modern yang mampu menekan potensi sengketa dan tumpang tindih lahan.
“Teknologi ini memperkecil risiko kesalahan data dan memperkuat dasar pengamanan aset pemerintah,” katanya.
Menurutnya, digitalisasi informasi melalui SIPETAK menambah transparansi bagi pemangku kepentingan dalam memantau data pertanahan.
“Informasi terdokumentasi secara digital sehingga lebih mudah diawasi,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa SIPETAK tidak hanya meningkatkan efektivitas kerja teknis, tetapi juga menjadi fondasi dalam menjaga ketertiban data pertanahan daerah.
“Setiap titik koordinat kini dapat ditelusuri secara presisi,” tutur Ary.
Sosialisasi ditutup dengan paparan teknis mengenai langkah implementasi lanjutan yang akan diterapkan secara bertahap.
“Kami ingin sistem ini benar-benar menjadi alat yang bermanfaat bagi seluruh perangkat daerah,” tutupnya.
Penulis : Nopri
Editor : Zainal


