PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Ketua Komisi I DPRD Palangka Raya, Mukarramah, mengajak semua pihak memperbarui metode sosialisasi bahaya narkoba bagi generasi muda dengan pendekatan yang lebih kreatif dan menarik.
Menurutnya, edukasi berbasis seni dan teknologi, seperti lomba poster, pementasan drama, pembuatan film pendek, hingga konten kreatif di media sosial, merupakan alternatif efektif untuk menyampaikan pesan anti narkoba.
“Pencegahan narkoba di kalangan pelajar tidak bisa hanya lewat ceramah. Kita perlu metode yang sesuai dengan dunia mereka, seperti lomba poster, teater, bahkan konten kreatif di media sosial,” ujarnya, Senin (25/8/2025).
Mukarramah menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, sekolah, dan komunitas kreatif, karena kegiatan yang melibatkan banyak pihak dan dilakukan secara berkelanjutan terbukti lebih efektif dibanding program seremonial.
“Kalau pelajar dilibatkan langsung, mereka bukan hanya pendengar, tapi juga pelaku kampanye. Ini jauh lebih efektif mencegah pengaruh narkoba di sekolah,” jelasnya.
Selain itu, pemanfaatan media sosial menjadi kunci agar pesan anti narkoba tidak hanya menjangkau lebih banyak anak muda dan berpotensi viral, tetapi juga meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat.
“Kami ingin edukasi anti narkoba menjadi menarik, kreatif, dan viral, sehingga gaungnya luas dan mampu melindungi anak-anak kita,” tambahnya.
Dengan strategi baru ini, kampanye anti narkoba diharapkan menjadi gerakan bersama yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, terutama generasi muda sebagai garda terdepan.
“Kalau pelajar menjadi bagian dari gerakan ini, efeknya akan lebih besar dan berkelanjutan,” tutupnya. (pri/red)


