PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, mengapresiasi langkah cepat UPTD Puskesmas Bukit Hindu dalam menangani kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di kawasan Mendawai melalui kegiatan fogging atau pengasapan.
Ia menilai, fogging yang difokuskan pada rumah warga terindikasi kasus DBD merupakan bagian penting dari upaya pengendalian vektor penyakit, khususnya nyamuk Aedes aegypti, agar penyebaran tidak semakin meluas.
“Kami mendukung penuh langkah UPTD Puskesmas Bukit Hindu yang melakukan fogging sebagai tindak lanjut penanganan kasus DBD. Kegiatan ini bentuk respons cepat pemerintah untuk melindungi kesehatan masyarakat,” ujarnya, Selasa (27/1/2026).
Subandi menjelaskan, selain pengasapan, upaya pencegahan juga perlu dilakukan secara menyeluruh melalui pemeriksaan epidemiologi dan edukasi kepada masyarakat, sebagaimana yang telah dilaksanakan sebelumnya oleh petugas kesehatan di Kawasan Mendawai beberapa waktu lalu.
“Fogging ini merupakan bagian dari rangkaian pengendalian. Namun yang tidak kalah penting adalah kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memberantas sarang nyamuk secara mandiri,” jelasnya.
Ia menyoroti rencana pelaksanaan fogging siklus kedua yang dijadwalkan satu minggu setelah kegiatan pertama. Langkah tersebut perlu dikawal agar sesuai dengan prosedur dan benar-benar efektif menekan angka penularan DBD.
“Kami berharap siklus lanjutan dapat berjalan sesuai rencana, sehingga upaya pengendalian bisa optimal dan tidak berhenti di satu kali pengasapan saja,” tuturnya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Palangka Raya, tercatat tujuh warga sempat menjalani perawatan akibat keluhan demam dengan gejala mengarah DBD. Dari jumlah tersebut, tiga orang telah dipulangkan, satu orang dinyatakan positif DBD, dan empat orang lainnya masih menjalani perawatan. Wilayah Mendawai sendiri hampir setiap tahun masuk dalam kategori zona merah DBD.
“Wilayah yang berulang kali masuk zona merah membutuhkan perhatian khusus. Edukasi melalui puskesmas dan puskesmas pembantu harus terus digencarkan agar masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sekitar,” tegasnya.
Subandi juga mengimbau warga untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala awal seperti demam dan pusing, guna mencegah risiko komplikasi akibat DBD.
Penulis : Nopri
Editor : Zainal


