SAMPIT,katakata.co.id – Gelaran Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional 2026 tingkat SMA/SMK/MA se-Kabupaten Kotawaringin Timur berlangsung semarak selama tiga hari, 27–29 April 2026. Bertempat di SMAN 3 Sampit, ajang ini menjadi panggung bagi pelajar untuk menunjukkan bakat terbaik di bidang seni dan sastra.
Dari puluhan peserta yang ambil bagian, SMAN 1 Sampit tampil paling dominan dengan raihan prestasi di berbagai cabang lomba. Sekolah ini sukses mengoleksi tujuh gelar juara pertama, masing-masing pada kategori Musik Tradisional, Cipta Puisi, Gitar Solo, Vokal Solo Puteri, Kriya, Cipta Lagu, dan Cerpen.
Tak berhenti di situ, SMAN 1 Sampit juga meraih posisi kedua pada cabang Vokal Solo Putera. Sementara di peringkat ketiga, sejumlah penghargaan diraih pada kategori Cipta Puisi, Komik Digital, Jurnalistik, Gitar Solo, serta Baca Puisi.
Dominasi tersebut semakin lengkap dengan tambahan prestasi di kategori juara harapan. Sekolah ini meraih Harapan 1 untuk Desain Poster, serta Harapan 2 pada beberapa cabang seperti Tari Kreasi, Fotografi, Jurnalistik, Desain Poster, dan Cipta Lagu.
Kepala SMAN 1 Sampit, M. Darma Setiawan, menyebut capaian tersebut sebagai hasil dari pembinaan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pengembangan kreativitas siswa.
“Melalui FLS3N, siswa tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar berproses, berkreasi, dan menghargai karya seni serta budaya,” ujarnya.
Ia menambahkan, FLS3N merupakan program nasional yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter serta meningkatkan apresiasi terhadap seni dan budaya di kalangan pelajar.
Di tingkat daerah, ajang ini juga menjadi tahap seleksi menuju kompetisi yang lebih tinggi, baik provinsi maupun nasional. Selain itu, FLS3N dinilai efektif sebagai sarana pelestarian budaya lokal melalui karya-karya kreatif siswa.
Keberhasilan SMAN 1 Sampit diharapkan dapat memotivasi sekolah lain untuk mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh. Para juara pun diharapkan mampu melanjutkan prestasi hingga ke level berikutnya dan membawa nama daerah semakin dikenal melalui karya seni yang dihasilkan.
Penulis : Wiyandri
EDitor : Ika


