SAMPIT, katakata.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) mengajak masyarakat bersama-sama melaksanakan Salat Istisqa di tengah kemarau panjang dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah.
Salat sunah untuk memohon turunnya hujan tersebut dijadwalkan berlangsung Kamis (27/8/2026) pukul 06.30 WIB, di halaman Kantor Pemkab Kotim, Jalan Jenderal Sudirman, Sampit.
Wakil Bupati Kotim, Irawati mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk ikhtiar bersama masyarakat untuk menghadapi kondisi kemarau yang berkepanjangan.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kotim untuk bersama-sama melaksanakan Shalat Istisqo, sebagai ikhtiar dan doa kita memohon rahmat, pertolongan, serta ampunan dari Allah SWT di tengah musim kemarau dan kondisi karhutla yang kita hadapi,” ujar Irawati, Minggu (23/8/2026).
Menurutnya, kemarau yang berlangsung cukup panjang turut memperburuk kondisi karhutla. Karena itu, selain penanganan secara teknis di lapangan, pemerintah juga mengajak masyarakat melakukan ikhtiar secara spiritual.
Irawati menyebut, kegiatan tersebut terbuka bagi seluruh masyarakat. Warga diharapkan dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan memperbanyak istighfar, bertaubat dan bersedekah.
“Mari bersama-sama menundukkan hati, memperbanyak istighfar, bertaubat, bersedekah, dan memanjatkan doa agar Allah SWT menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi Kotawaringin Timur,” katanya.
Sebelum pelaksanaan Salat Istisqa, masyarakat juga dianjurkan menjalankan sejumlah amalan, di antaranya berpuasa selama tiga hari, memperbanyak istighfar dan taubat serta bersedekah.
Warga juga diminta mengenakan pakaian sederhana dan mengikuti kegiatan dengan penuh kekhusyukan. Masyarakat yang hadir nantinya diimbau membawa sajadah masing-masing.
Selain berdoa memohon turunnya hujan, Irawati mengajak masyarakat memberikan infak terbaik untuk mendukung para petugas dan relawan yang masih berjibaku menangani karhutla di Kotim.
“Karena ikhtiar dan doa kita adalah bagian dari usaha menghadapi kemarau serta membantu penanganan karhutla di daerah kita,” ujarnya.
Pemkab Kotim berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat kebersamaan sekaligus memanjatkan doa agar hujan segera turun dan kondisi karhutla dapat berangsur mereda.
“Mari menundukkan hati, memohon rahmat dan ampunan Allah SWT,” pungkas Irawati.
Editor : Juniardi


