Palangka Raya, katakata.co.id – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran secara resmi membuka kegiatan Pasar Murah bagi Mahasiswa dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut digelar di Halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (20/05/2026).
Program ini menjadi langkah konkret Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok mahasiswa, khususnya mereka yang berasal dari wilayah pedalaman, penerima KIP Kuliah, serta mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden, unsur Forkopimda, staf ahli gubernur, para asisten Sekda, kepala OPD, instansi vertikal, hingga pimpinan perguruan tinggi di Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa momentum peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah pada 23 Mei 2026 harus dimaknai sebagai dorongan untuk meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa. Ia menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran bukan sekadar penghematan, melainkan memastikan setiap penggunaan anggaran tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.
“Efisiensi harus dimaknai sebagai penggunaan anggaran yang tepat dan berdampak langsung bagi masyarakat. Setiap rupiah dari uang rakyat wajib dipertanggungjawabkan dan dirasakan manfaatnya,” tegasnya.
Menurutnya, pelaksanaan pasar murah ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap keberlangsungan pendidikan generasi muda. Pemerintah ingin memastikan mahasiswa dapat memenuhi kebutuhan dasar, sehingga tetap fokus dalam menempuh pendidikan dan meraih cita-cita.
Meski Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 mencapai Rp5,4 triliun, Gubernur menegaskan bahwa program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama pembangunan sumber daya manusia, tetap menjadi prioritas. Hal tersebut diwujudkan melalui program strategis seperti Beasiswa Satu Rumah Satu Sarjana serta sekolah gratis dalam skema Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).
“Karena masa depan Kalimantan Tengah dan bangsa Indonesia berada di tangan generasi muda,” ujarnya.
Gubernur juga mengajak mahasiswa untuk terus berani bermimpi besar, bersaing, dan berjuang, tanpa melupakan nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa. Ia berharap peringatan Hari Jadi Kalteng menjadi momentum untuk memperkuat semangat berkarya dan mengabdi.
“Mari kita jadikan Hari Jadi Kalimantan Tengah sebagai semangat untuk terus berprestasi demi mewujudkan daerah yang berkah, maju, sejahtera, dan bermartabat menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.
Sementara itu, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden menjelaskan bahwa program pasar murah ini menyasar mahasiswa yang benar-benar membutuhkan, termasuk yang berasal dari pedalaman dan keluarga kurang mampu.
Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Kalteng menyalurkan 3.500 paket sembako bersubsidi. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 2 liter dengan nilai total Rp149.500. Melalui subsidi sebesar Rp139.500, mahasiswa hanya perlu membayar Rp10.000 untuk mendapatkan paket tersebut.
Selain bantuan pangan, Gubernur juga menyalurkan bantuan tambahan berupa uang tunai sebesar Rp100 ribu kepada mahasiswa penerima manfaat sebagai bentuk dukungan langsung terhadap keberlangsungan pendidikan mereka.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


