PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Upaya rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba dinilai perlu dilakukan secara menyeluruh. Pemulihan kesehatan harus dibarengi dengan pembekalan keterampilan agar para klien mampu kembali hidup mandiri dan beradaptasi di tengah masyarakat.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Dede Ardiansyah, mengatakan keterampilan kerja menjadi salah satu aspek penting dalam proses pemulihan. Menurutnya, kemampuan produktif dapat membantu para klien memiliki bekal untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan rehabilitasi.
“Pelatihan keterampilan kerja menjadi bekal penting agar para klien memiliki kemampuan produktif ketika kembali ke tengah masyarakat dan terhindar dari risiko kembali menyalahgunakan narkoba,” kata Dede.
Ia menjelaskan, keberadaan pekerjaan maupun peluang memperoleh penghasilan dapat memberikan motivasi sekaligus tujuan hidup yang lebih jelas. Kondisi tersebut dinilai dapat mengurangi potensi seseorang kembali terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Dede turut mengapresiasi kehadiran Wahana Anti Narkoba (WAN) Center yang baru diresmikan Pemerintah Kota Palangka Raya. Menurutnya, fasilitas tersebut dapat menjadi bagian dari penguatan upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba di daerah.
Namun, ia menekankan keberhasilan rehabilitasi tidak semata-mata dilihat dari pulihnya kondisi fisik dan mental. Para klien juga perlu mendapatkan pendampingan untuk membangun kembali kepercayaan diri, kemampuan bersosialisasi, serta kemandirian secara ekonomi.
“Ketika seseorang memiliki pekerjaan, keterampilan, dan tujuan hidup yang jelas, maka peluang untuk kembali terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba tentu akan semakin kecil,” ujarnya.
Karena itu, Dede mendorong agar program rehabilitasi ke depan semakin mengedepankan pendekatan pemberdayaan. Dengan bekal keterampilan dan dukungan yang memadai, para klien diharapkan mampu menjalani kehidupan produktif serta diterima kembali secara positif oleh masyarakat.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


