PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Sekretaris Komisi III DPRD Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, mendorong pemerintah daerah agar melakukan integrasi dan pembaruan data ketenagakerjaan secara menyeluruh.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan program penanggulangan pengangguran berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
“Tanpa data yang akurat dan terkini, program untuk mengatasi pengangguran bisa meleset dari kebutuhan riil di lapangan,” ujarnya, Senin (7/7/2025).
Rana juga menyoroti masih adanya ketimpangan antara jenis pelatihan kerja yang disediakan pemerintah dengan kebutuhan tenaga kerja di dunia usaha.
“Masalah seperti ini sebenarnya bisa diatasi jika ada pemetaan data yang akurat dan melibatkan berbagai pihak, seperti lembaga pendidikan, dunia usaha, dan penyelenggara pelatihan kerja,” ujarnya.
Ia menyarankan agar Dinas Tenaga Kerja menjalin kerja sama dengan Badan Pusat Statistik, institusi pendidikan, hingga sektor swasta untuk membangun sistem informasi ketenagakerjaan yang terintegrasi, berbasis kebutuhan lokal, dan dapat diakses secara real-time.
“Kita tidak bisa menyusun program pelatihan atau pemberdayaan tanpa mengetahui siapa yang membutuhkan, di mana mereka berada, dan keahlian apa yang dibutuhkan pasar. Data yang kuat akan mempercepat penyelesaian masalah pengangguran,” tutupnya. (pri/red)


