MUARA TEWEH, katakata.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Barito Utara meningkatkan sosialisasi kependudukan melalui kegiatan penyuluhan prosedur penerbitan dokumen di Aula Kecamatan Teweh Baru pada Kamis (16/10/2025).
Kecamatan tersebut ditetapkan sebagai wilayah prioritas karena dari 8.178 penduduk wajib KTP masih terdapat 620 orang yang belum melakukan perekaman. Aktivasi Identitas Kependudukan Digital tercatat sangat rendah, hanya 0,7 persen.
Plt. Kepala Disdukcapil Barito Utara, Nurhamidah, menegaskan perlunya percepatan capaian.
“Target perekaman KTP-el harus dikejar hingga 99,40 persen. Capaian IKD yang baru menyentuh nol koma sekian persen menunjukkan perlunya kerja bersama hingga level RT dan desa,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pola pelayanan tidak bisa bergantung pada sistem pasif.
“Pendekatan jemput bola dan pelibatan perangkat lokal menjadi cara paling efektif agar masyarakat mendapatkan informasi dan bantuan verifikasi sejak awal,” katanya.
Sosialisasi ini menghadirkan sekitar 40 hingga 50 peserta, terdiri dari kepala desa, ketua RT, perangkat desa, guru, hingga tenaga kesehatan. Seluruh peserta dibekali pengetahuan teknis mengenai prosedur pengurusan dokumen kependudukan.
Selain KTP-el dan IKD, rendahnya kepemilikan Kartu Identitas Anak turut menjadi perhatian. Dari 3.324 anak usia 0 sampai 17 tahun, baru 21 persen yang memiliki KIA. Sementara akta kelahiran menunjukkan capaian 98 persen.
Panitia pelaksana, Binawan, menjelaskan pentingnya peningkatan kepemilikan KIA bagi perlindungan hak anak.
“Identitas resmi bagi anak memudahkan akses ke layanan pendidikan dan program perlindungan sosial,” tuturnya.
Disdukcapil menyebutkan bahwa tantangan utama pengembangan IKD adalah tingkat literasi digital masyarakat serta kurangnya pendampingan penggunaan aplikasi.
Kegiatan mengacu pada SK Bupati Barito Utara Nomor 188.543/42/2025 yang menetapkan panitia dan narasumber. Sosialisasi direncanakan berlangsung di sembilan kecamatan sejak Maret hingga November 2025.
Melalui strategi yang lebih aktif dan kolaboratif, pemerintah daerah berharap kesadaran masyarakat mengenai pentingnya dokumen kependudukan terus meningkat dan mampu memperkuat kualitas layanan publik di Barito Utara.
Penulis : Nopri
Editor : Zainal


