PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Deprindo Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk mendukung Program Tiga Juta Rumah yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Organisasi pengembang tersebut menyatakan siap berkolaborasi dengan pemerintah dan berbagai mitra strategis guna mempercepat penyediaan hunian layak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ketua DPW Deprindo Kalimantan Tengah, Yemima Eka Ampung, mengatakan pihaknya siap mengambil bagian dalam merealisasikan program nasional tersebut. Menurutnya, pembangunan sektor perumahan tidak hanya berdampak pada pemenuhan kebutuhan masyarakat, tetapi juga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Sejalan dengan arahan yang disampaikan Pak Wakil Gubernur, kami siap menjadi bagian dari upaya menyukseskan Program Tiga Juta Rumah. Program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan rumah layak huni, tetapi juga berpotensi meningkatkan PAD daerah,” ujarnya saat ditemui usai kegiatan di Bahalap Hotel, Palangka Raya, Kamis (23/7/2026).
Yemima mengungkapkan, Deprindo Kalteng telah menyiapkan sejumlah program dan beberapa lokasi yang akan menjadi bagian dari implementasi Program Tiga Juta Rumah. Seluruh rencana tersebut masih akan dibahas bersama pemerintah dan pihak terkait agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan.
“Untuk Kalimantan Tengah kami sudah memiliki beberapa program. Kami juga telah menyiapkan sejumlah lokasi yang nantinya akan dibahas lebih lanjut bersama seluruh pemangku kepentingan,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Deprindo Kalteng juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah pihak sebagai bentuk penguatan sinergi dalam mendukung pembangunan perumahan. Kerja sama tersebut mencakup aspek teknis pembangunan hingga dukungan pembiayaan.
Menurut Yemima, sektor perbankan memiliki peran penting dalam memperlancar realisasi program melalui penyediaan akses pembiayaan. Sejumlah bank seperti Bank Kalteng, Bank BTN, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, dan Bank BSI telah menyatakan kesiapan mendukung program tersebut. Namun, dalam prosesi penandatanganan MoU, hanya Bank BTN yang mewakili secara simbolis karena keterbatasan waktu.
“Pada prinsipnya seluruh bank tersebut siap mendukung. Hanya saja, saat penandatanganan tadi yang mewakili secara simbolis adalah Bank BTN,” jelasnya.
Ia menilai kerja sama tersebut menjadi langkah awal untuk memperluas kolaborasi antara Deprindo dengan pemerintah dan berbagai mitra strategis lainnya. Dengan dukungan seluruh pihak, berbagai program pembangunan perumahan di Kalimantan Tengah diharapkan dapat segera direalisasikan.
“Seperti yang disampaikan Pak Gubernur, keran kolaborasi harus dibuka seluas-luasnya agar seluruh program yang telah direncanakan bisa segera diwujudkan,” tuturnya.
Sebagai langkah awal, Deprindo Kalteng akan memperkuat konsolidasi internal organisasi agar seluruh jajaran memiliki kesiapan yang sama dalam mengawal pelaksanaan Program Tiga Juta Rumah di Kalimantan Tengah.
“Kami akan merapatkan barisan terlebih dahulu, menyiapkan langkah-langkah strategis agar program ini dapat berjalan secara optimal,” tegas Yemima.
Selain fokus pada pembangunan perumahan, Deprindo Kalteng juga mulai menyiapkan penguatan sumber daya manusia melalui pembentukan Akademi Deprindo yang telah diresmikan pada 22 Juli 2026. Akademi tersebut menjadi bagian dari strategi organisasi dalam mencetak SDM yang siap mendukung berbagai program pengembangan sektor perumahan di Kalimantan Tengah.
“Akademi Deprindo sudah terbentuk dan menjadi salah satu instrumen kami untuk menjalankan berbagai program organisasi secara bertahap ke depan,” pungkasnya.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


