PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Dede Ardiansyah, mengapresiasi pelaksanaan Lomba Bertutur Tahun 2026 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kota Palangka Raya. Kegiatan tersebut dinilai strategis dalam menumbuhkan budaya literasi sekaligus membentuk karakter generasi muda.
Dede menilai penguatan literasi semakin penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan tingginya penggunaan gawai di kalangan anak-anak. Karena itu, kegiatan yang mendorong minat baca, kemampuan memahami informasi, serta keterampilan berkomunikasi perlu terus dikembangkan.
“Lomba bertutur bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi untuk menumbuhkan kecintaan anak terhadap membaca, memahami cerita, dan menyampaikan kembali informasi secara menarik,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).
Menurutnya, kemampuan bertutur juga berperan dalam membangun kepercayaan diri anak sejak dini. Peserta dapat belajar menyampaikan gagasan secara runtut sekaligus mengasah kemampuan berbicara di depan umum yang bermanfaat dalam pendidikan maupun kehidupan sehari-hari.
Dede turut mengapresiasi penggunaan cerita rakyat dan legenda nusantara sebagai materi lomba. Menurutnya, pendekatan tersebut tidak hanya memperkuat literasi, tetapi juga menjadi sarana mengenalkan budaya dan kearifan lokal kepada generasi muda.
“Anak-anak perlu dikenalkan dengan budaya dan kearifan lokal sejak dini. Melalui cerita rakyat, mereka tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga belajar nilai kehidupan, etika, dan identitas bangsa,” katanya.
Dede berharap Lomba Bertutur dapat digelar secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak sekolah di Kota Palangka Raya. Ia menegaskan DPRD mendukung program yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, karena literasi merupakan fondasi penting untuk membentuk generasi yang cerdas, kreatif, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


