SAMPIT, katakata.co.id – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Palangka Raya melakukan pengawasan pangan di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk memastikan produk yang beredar aman dikonsumsi masyarakat.
“Kegiatan pengawasan ini kami lakukan secara rutin setiap menjelang hari besar keagamaan untuk melindungi konsumen dari pangan yang tidak memenuhi ketentuan,” kata Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Madya BBPOM Palangkaraya, Etik Sumardani, Minggu (21/12/2025).
Pengawasan dilakukan di sejumlah toko dan swalayan dengan melibatkan dinas terkait, menyasar rak penjualan dan gudang penyimpanan produk pangan.
“Kami memeriksa kemasan, tanggal kedaluwarsa, serta izin edar produk, dengan fokus pada makanan beku yang banyak diminati masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan beberapa produk dengan kondisi kemasan rusak, seperti kaleng penyok, yang berpotensi membahayakan isi produk.
“Untuk produk dengan kemasan rusak, kami minta agar tidak diperjualbelikan dan dimusnahkan oleh pelaku usaha,” ucapnya.
Meski demikian, secara umum pengelolaan sarana pangan di Sampit dinilai cukup baik dan tidak ditemukan produk kedaluwarsa dalam pengawasan tersebut.
“Temuan kami tidak signifikan dan sebagian besar pelaku usaha sudah memahami pentingnya menjaga mutu dan keamanan pangan,” tuturnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti memilih produk pangan serta mendorong pelaku usaha untuk mematuhi ketentuan peredaran pangan.
“Kami berharap konsumen selalu memeriksa kemasan, izin edar, dan tanggal kedaluwarsa sebelum membeli, demi keamanan bersama,” tutupnya.
Penulis : Mahsut
Editor : Ririen Binti


