SAMPIT, katakata.co.id – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali dijadwalkan, setelah sebelumnya ditunda akibat kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pemerintah Kabupaten Kotim menetapkan MTQ tersebut berlangsung pada 3-6 Oktober 2026 dengan Kelurahan Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, sebagai lokasi pelaksanaan.
Penetapan jadwal dilakukan setelah panitia bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) melakukan pembahasan mengenai kesiapan pelaksanaan bersama Bupati Kotim, Halikinnor, di Rumah Jabatan Bupati, Jumat (18/9/2026).
Halikinnor mengatakan, persiapan pelaksanaan MTQ di Kuala Kuayan saat ini telah mencapai sekitar 95 persen. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah untuk kembali menetapkan jadwal kegiatan.
“Kemarin itu memang kita pertengahan September rencananya. Tapi berhubung karhutla, maka itu ditunda. Ini tadi saya minta LPTQ rapat dengan panitia di kecamatan bagaimana kesiapan mereka untuk pelaksanaan itu, ternyata saat ini sudah 95 persen sudah siap,” ujarnya, Jumat (18/9/2026).
Selain kesiapan panitia, kondisi lingkungan di Kuala Kuayan juga menjadi pertimbangan. Halikinnor menyebut wilayah Mentaya Hulu relatif aman dari kabut asap dibandingkan kawasan Kota Sampit yang masih terdampak.
“Karena di Mentaya Hulu itu tidak ada asap. Di sana memang aman, bersih dan tidak ada masalah,” katanya.
Menurutnya, pemerintah tidak dapat memastikan kapan kondisi karhutla dan kabut asap di Kotim akan sepenuhnya berakhir. Karena itu, pelaksanaan MTQ tidak bisa terus menunggu hingga situasi tersebut benar-benar normal.
“Karena kalau kita menunggu asap tidak ada karhutla kita tidak tahu apakah ini panjang atau mungkin cepat segera berakhir,” katanya.
Kesiapan lokasi kegiatan, termasuk pemondokan bagi para kafilah, juga telah menjadi bagian dari persiapan panitia. Hal tersebut memungkinkan pelaksanaan MTQ tetap digelar sesuai jadwal baru yang telah ditetapkan.
MTQ ke-57 tingkat Kabupaten Kotim diharapkan dapat berjalan dengan tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan kenyamanan para kafilah yang datang dari berbagai kecamatan.
Dengan jadwal tersebut, Kuala Kuayan akan menjadi pusat kegiatan MTQ tingkat kabupaten selama empat hari, mulai 3 hingga 6 Oktober 2026.
Penulis/Editor : Juniardi


