PALANGKA RAYA,katakata.co.id– Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Bias Layar, S.H., membuka Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila hasil kerja sama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dengan Komisi XIII DPR RI di Gedung Pertemuan Dandang Tingang, Kota Palangka Raya, Sabtu (1/8).
Mengusung tema “Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila Bersama Masyarakat”, kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat. Sosialisasi ini bertujuan memperkuat pemahaman sekaligus pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Bias Layar menegaskan bahwa sinergi antara BPIP dan DPR RI merupakan bentuk komitmen negara untuk terus menguatkan Pancasila sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pancasila bukan hanya untuk dihafal, tetapi harus diwujudkan dalam sikap, perilaku, dan tindakan nyata. Melalui Gerakan Kebajikan Pancasila, kita ingin membangun masyarakat yang semakin menjunjung tinggi nilai persatuan, gotong royong, toleransi, dan integritas sebagai modal menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Bias Layar.
Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus mampu menjadi jawaban atas berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini, mulai dari penyalahgunaan narkoba, penyebaran hoaks, sikap intoleransi, hingga dampak pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila di berbagai lingkungan, baik dalam keluarga, dunia pendidikan, tempat kerja, organisasi, maupun ruang digital.
“Saya mengajak seluruh peserta menjadi pelopor yang menghadirkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, semangat persatuan dan kebangsaan akan tetap terjaga di tengah derasnya perubahan zaman,” katanya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara BPIP, DPR RI, dan masyarakat dalam membentuk Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila. Kehadiran relawan tersebut diharapkan mampu memperluas implementasi nilai-nilai luhur Pancasila sehingga semakin membumi dan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Penulis: Wiyandri
Editor : Ardi


