PALANGKA RAYA,katakata.co.id – Kepanikan sempat terjadi di kawasan Mendawai, Kelurahan Palangka, Kota Palangka Raya, Senin (6/7/2026) malam. Seorang pria yang diduga dalam kondisi mabuk ditemukan tergeletak di pinggir jalan dengan benda menyerupai senjata api di sampingnya.
Informasi tersebut pertama kali diterima oleh Komunitas Humoriezt Indonesia dari warga setempat. Khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, komunitas tersebut segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian.
Salah seorang warga, Agung, mengatakan dirinya bersama rekan-rekannya baru selesai berjaga di Posko Pemadam Kebakaran ketika melihat pria tersebut terbaring di lokasi.
“Awalnya kami habis jaga pos pemadam. Saat mau pulang melihat ada orang rebahan, sepertinya mabuk dan muntah-muntah. Di sebelahnya ada benda yang mirip senpi. Karena khawatir kalau dia bangun saat mobil kami dinyalakan dan terjadi sesuatu, kami langsung menghubungi polisi,” ujar Agung.
Laporan tersebut kemudian diteruskan oleh Komunitas Humoriezt Indonesia kepada personel Polresta Palangka Raya. Tak lama berselang, petugas kepolisian tiba di lokasi dan mengamankan pria tersebut secara persuasif untuk dibawa ke Polresta Palangka Raya.
Anggota Unit Intelkam Polresta Palangka Raya, Briptu Roy, membenarkan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat dan Komunitas Humoriezt.
“Begitu mendapat informasi dari rekan-rekan Humoriezt, kami langsung menuju lokasi dan mengamankan pria yang diduga membawa senjata api tersebut ke Polresta Palangka Raya untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Briptu Roy.
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, benda yang semula diduga sebagai senjata api ternyata hanyalah sebuah korek api berbentuk pistol.
“Setelah diperiksa, benda yang menyerupai pistol itu ternyata hanya korek api. Kami mengapresiasi masyarakat yang cepat melaporkan kejadian seperti ini kepada pihak kepolisian sehingga situasi dapat ditangani dengan aman,” pungkasnya.
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar. Beruntung, berkat respons cepat masyarakat, Komunitas Humoriezt Indonesia, dan aparat kepolisian, situasi dapat dikendalikan tanpa menimbulkan gangguan keamanan maupun korban.
Penulis : Wahyu
EDitor : ARdi


