BUNTOK,katakata.co.id – Kebakaran kembali melanda sebuah pangkalan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Jalan Keladan, Buntok, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), pada Jumat (15/5/2026). Peristiwa ini merupakan kejadian kedua di lokasi yang sama dan menyebabkan satu unit rumah warga di sekitarnya ikut hangus terbakar.
Api yang cepat membesar tak hanya melalap bangunan pangkalan, tetapi juga merembet ke rumah milik seorang warga bernama Jhonson. Seorang saksi di lokasi menyebutkan, korban tidak sempat menyelamatkan harta bendanya saat api mulai membesar.
“Rumah Pak Jhonson ikut terbakar, harta bendanya juga habis karena tidak sempat diselamatkan,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.
Di tengah upaya pemadaman, insiden tak terduga turut terjadi. Satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Barsel mengalami kecelakaan dengan menabrak pagar Kantor Bupati Barsel saat melaju menuju lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut sempat memicu berbagai spekulasi di media sosial, termasuk dugaan ban pecah maupun rem blong sebagai penyebab kecelakaan. Namun, informasi tersebut langsung dibantah oleh pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Barsel.
Kepala Dinas Damkar Barsel, Salapaudin, menegaskan bahwa insiden tersebut murni kecelakaan dan bukan akibat kerusakan teknis seperti yang beredar.
“Tidak ada rem blong atau ban pecah. Kendaraan ini memang sudah berusia cukup tua, produksi tahun 2008, dengan kapasitas tangki 10.000 liter,” jelasnya saat ditemui di depan Kantor Bupati Barsel.
Ia juga memastikan bahwa pengemudi armada tersebut merupakan personel berpengalaman. Sopir bernama Ghajali diketahui telah memiliki pengalaman selama 16 tahun serta terbiasa mengoperasikan kendaraan berat.
Meski sempat terjadi kecelakaan, pihak Damkar bersyukur tidak ada korban jiwa maupun luka serius dalam peristiwa tersebut. Salapaudin pun menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Damkar.
“Alhamdulillah tidak ada korban parah. Kami sebenarnya berharap tahun ini ada pelatihan lanjutan, khususnya untuk personel baru. Namun karena efisiensi anggaran, rencana itu belum bisa terlaksana,” tambahnya.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran pangkalan LPG masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Kerugian material akibat kejadian tersebut juga belum dapat dipastikan.
Penulis : Wiyandri
EDitor : Ika


