KatakataKatakata
  • Home
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kalteng
    • Pemko Palangka Raya
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Sukamara
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Gunung Mas
    • Dinas PUPR Barito Selatan
    • PUPR-PKP Kapuas
  • Legislatif
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Sukamara
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Gunung Mas
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial Budaya
    • Opini
Reading: Dampak Kenaikan BBM, Harga Material Melonjak, Pengembang Kalteng Desak Revisi Rumah Subsidi
Bagikan
KatakataKatakata
  • Home
  • Pemerintahan
  • Legislatif
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
  • Home
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kalteng
    • Pemko Palangka Raya
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Sukamara
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Gunung Mas
    • Dinas PUPR Barito Selatan
    • PUPR-PKP Kapuas
  • Legislatif
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Sukamara
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Gunung Mas
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial Budaya
    • Opini
  • Box Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
@2023 Copyright Katakata.co.id

Kalimantan TengahPalangka RayaPemprov Kalteng

Dampak Kenaikan BBM, Harga Material Melonjak, Pengembang Kalteng Desak Revisi Rumah Subsidi

Rabu, 29 April 2026
Bagikan
2 Min Read
Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Kalimantan Tengah, Asani
Bagikan

PALANGKA RAYA,katakata.co.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mulai dirasakan dampaknya oleh sektor properti dan konstruksi di Kalimantan Tengah. Lonjakan biaya distribusi membuat harga material bangunan merangkak naik, sehingga menekan para pengembang perumahan.

Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Kalimantan Tengah, Asani, menyebut kondisi ini menempatkan developer dalam situasi sulit. Pasalnya, kenaikan harga material tidak diimbangi dengan fleksibilitas penyesuaian harga pada seluruh segmen perumahan.

“Untuk kami developer sangat berpengaruh, karena kenaikan BBM membuat harga material bangunan ikut naik. Seharusnya harga rumah juga naik, tapi yang bisa disesuaikan hanya rumah komersil,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

Ia menjelaskan, untuk rumah subsidi yang diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), harga jual masih ditetapkan pemerintah. Di wilayah Kalimantan Tengah, harga rumah tipe 36 saat ini masih berada di kisaran Rp182 juta, sehingga margin keuntungan pengembang semakin tergerus.

Kondisi ini diperparah oleh meningkatnya biaya logistik. Para sopir angkutan material mengaku pendapatan mereka menurun karena biaya operasional melonjak, sementara tarif angkut belum mengalami penyesuaian.

“Upah angkut belum naik, tapi BBM sudah naik. Jadi penghasilan kami makin tipis,” ungkap Sar, sopir truk lintas provinsi.

Kenaikan ongkos distribusi berdampak langsung pada harga material di pasaran. Harga pasir dan batu yang sebelumnya berkisar Rp55 ribu per kubik, kini naik menjadi sekitar Rp70 ribu per kubik.

Di tingkat konsumen, lonjakan harga terasa lebih signifikan. Rani, warga Jalan G. Obos Palangka Raya, mengaku harus merogoh kocek lebih dalam saat membangun rumah karena harga pasir kini mencapai Rp1,3 juta per rit.

“Dulu masih bisa dijangkau, sekarang sudah cukup memberatkan,” keluhnya.

Hal serupa disampaikan pelaku usaha material, Udi, yang menyebut harga tersebut dipengaruhi oleh kenaikan BBM serta tingginya permintaan, terutama dari wilayah Tangkiling menuju Palangka Raya.

Para pengembang dan pelaku usaha berharap pemerintah segera mengambil langkah strategis, baik melalui penyesuaian harga rumah subsidi maupun pengendalian harga material. Tanpa kebijakan yang tepat, sektor konstruksi dikhawatirkan melambat dan semakin menyulitkan masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki hunian layak.

Penulis : Wiyandri
EDitor : Ika

TOPIK BBM, Pertamina, Subsidi
Editor Katakata Rabu, 29 April 2026
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Please select a rating!

POPULER

Menteri Imipas : Warga Binaan dan Oknum Pegawai Jika Terlibat Peredaran Narkoba Kami Tindak Tegas
Jumat, 10 April 2026
Perhatian-Perhatian! Gubernur Agustiar Perintahkan Secepatnya Dirikan Posko Terpadu Antinarkoba Di Puntun
Minggu, 19 April 2026
Survei Pemilihan Rektor UPR Menuai Polemik, Benarkah Pejabat FISIP UPR Terlibat?
Senin, 27 April 2026
Ketua Biro Pertahanan dan Keamanan Masyarakat Adat, Dewan Adat Dayak ( DAD ) Kalimantan Tengah, Ingkit Djaper
Ingkit Djaper : Jangan Halangi Akademisi Dayak Memimpin di Tanahnya Sendiri
Selasa, 28 April 2026
Merasa Dirugikan, Kepsek SMAN 10 Palangka Raya Laporkan Empat Akun Medsos Tiktok ke Polisi
Rabu, 22 April 2026

Berita Terbaru

Gubernur Kalteng Resmi Lantik KPID 2026–2029, Soroti Ancaman Hoaks di Era Digital
Kalimantan Tengah Pemprov Kalteng Kamis, 7 Mei 2026
Gubernur Kalteng Imbau Warga Tidak Panik, Stok BBM Subsidi Dipastikan Cukup
Kalimantan Tengah Palangka Raya Pemprov Kalteng Kamis, 7 Mei 2026
Pemko Palangka Raya Turun Tangan, Antrean BBM Disorot Lewat Sidak SPBU
Headline Kalimantan Tengah Nasional Palangka Raya Pemerintahan Pemko Palangka Raya Kamis, 7 Mei 2026
Pertamina: Ketahanan Stok BBM Kalteng Capai 6,5 Hari
Kalimantan Tengah Palangka Raya Kamis, 7 Mei 2026
Pertamina Optimalkan Distribusi BBM di Palangka Raya, Pastikan Stok Aman dan Penyaluran Tetap Lancar
Headline Kalimantan Tengah Palangka Raya Kamis, 7 Mei 2026

You Might Also Like

HeadlineKalimantan TengahNasionalPalangka RayaPemerintahanPemko Palangka Raya

Pemko Palangka Raya Turun Tangan, Antrean BBM Disorot Lewat Sidak SPBU

Kamis, 7 Mei 2026
Kalimantan TengahPalangka RayaPeristiwa

Harga BBM Eceran di Palangka Raya Melonjak, Warga Mengeluh

Kamis, 7 Mei 2026
Kalimantan TengahPalangka RayaPemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Ambil Langkah Cepat Redam Potensi Kenaikan Harga BBM dan LPG

Kamis, 23 April 2026
Kalimantan TengahPalangka RayaPeristiwa

Polda Kalteng Ingatkan Larangan Penimbunan BBM, Soroti Kebakaran Ruko di RTA Milono

Kamis, 23 April 2026
KatakataKatakata
Follow US
© 2023 Global Media Bersaudara | Katakata.co.id
  • Box Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Selamat Datang!

Login ke Akun Anda

Lost your password?