PALANGKA RAYA, katakata.co.id– Peringatan Hari Kartini di Kalimantan Tengah tidak hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan, tetapi juga menjadi refleksi atas berbagai kerja nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Sejumlah isu strategis seperti pendidikan, akses internet, hingga perumahan layak huni menjadi bagian dari perjuangan yang dinilai sejalan dengan semangat emansipasi perempuan.
Di daerah dengan tantangan geografis seperti Kalimantan Tengah, persoalan pendidikan masih menjadi perhatian utama. Akses terhadap layanan pendidikan dinilai sangat menentukan masa depan generasi muda.
Selain itu, keterbatasan jaringan internet di sejumlah wilayah juga menjadi kendala yang berdampak pada pelayanan publik, aktivitas belajar, hingga peluang ekonomi masyarakat.
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Andina Thresia Narang, turut memberikan perhatian terhadap berbagai isu tersebut. Ia mengawal pelaksanaan Program Indonesia Pintar agar dapat menjangkau pelajar di wilayah Kalimantan Tengah.
Selain itu, Andina juga mendorong perluasan akses internet guna mendukung konektivitas di daerah yang masih terbatas jaringan.
Tak hanya itu, sektor perumahan dan pertanian juga menjadi fokus perhatian. Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya dinilai mampu membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak.
Sementara di sektor pertanian, dukungan terhadap kelompok tani melalui penyediaan alat seperti traktor, pompa air, dan sistem irigasi menjadi langkah penting dalam meningkatkan produktivitas hasil panen.
Menurut Andina, kerja politik tidak selalu harus tampil dalam bentuk pernyataan besar, melainkan melalui konsistensi dalam mengawal program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Ini tentang memastikan masyarakat tetap memiliki akses pendidikan, layanan yang lebih cepat melalui internet, serta kebutuhan dasar seperti rumah yang layak,” ujarnya.
Selain isu sosial, Andina juga menyoroti agenda strategis daerah, salah satunya dorongan peningkatan status Korem menjadi Kodam di Kalimantan Tengah. Langkah ini dinilai tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan, tetapi juga menyangkut penguatan posisi daerah dan perhatian pemerintah pusat terhadap wilayah tersebut.
Dalam momentum Hari Kartini, Andina berharap perempuan, khususnya di Kalimantan Tengah, terus berani bermimpi dan berkarya.
“Ini tentang berani bermimpi besar, berpikir kritis, dan terus berkarya tanpa henti untuk mewujudkan semangat Habis Gelap Terbitlah Terang melalui aksi nyata,” katanya.
Ia pun menutup dengan pesan inspiratif bagi perempuan Indonesia. “Teruslah berkarya, berinovasi, dan menjadi perempuan tangguh di dunia profesional maupun personal,” pungkasnya.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ririen Binti


