SAMPIT,katakata.co.id- Warga Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dihebohkan dengan beredarnya video seorang pria mengendarai sepeda motor sambil membawa bayi orang utan.
Padahal orangutan merupakan satwa dilindungi yang seharusnya tidak berada ditempat bebas. Oleh petugas BKSDA dibantu warga, primata dilindungi itu akhirnya bisa diselamatkan.
Menyikapi hal itu, Muriansyah selaku Komandan BKSDA Pos Sampit bersama warga dari komunitas reptil langsung melakukan penelusuran, diketahui jika pria itu adalah warga Kelurahan Tanah Mas,Kecamatan Baamang.
Muriansyah kemudian mendatangi kediamannya yang berada di pinggir hutan untuk menyelamatkan primata bayi orangutan.
Kepada Muriansyah, pria itu mengaku tidak mengetahui jika orangutan termasuk satwa dilindungi, hewan itu ia temukan seorang diri tanpa induk di hutan dekat tempat tinggalnya.
“Pria itu awalnya menolak menyerahkan primata asli kalimantan tersebut yang sempat dipeliharanya selama dua bulan. Setelah diberikan penjelasan oleh petugas ia akhirnya mau melepaskannya secara sukarela,” Kata Muriansyah selaku Komandan BKSDA Pos Sampit.
Bayi orangutan diperkirakan berusia sekitar satu tahun dengan kondisi fisik yang nampak sehat, hanya saja orangutan mengalami dehidrasi, serta terdapat bekas luka di tangan kiri diduga bekas gigitan hewan.
“Bayi orangutan selanjutnya dibawa ke kantor bksda seksi konservasi wilayah ii pangkalan bun untuk pemeriksaan kesehatan lanjutan. orangutan akan menjalani observasi hingga dinyatakan siap dilepasliarkan ke habitatnya aslinya,” Tegas drh. Yudik rizki yang merupakan dokter hewan bksda.
Muriansyah mengimbau agar warga tidak memelihara satwa dilindungi, jika menemukannya di hutan warga diminta tetap membiarkan hidup di alam atau melaporkannya kepada petugas jika dianggap membutuhkan penanganan.
Penulis : Mahsud
Editor : Ririen Binti


