PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Sekretaris Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, menegaskan peringatan Hari Kunjungan Perpustakaan Nasional setiap 14 September bukan sekadar seremonial.
Menurutnya, momen ini harus menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk terus menumbuhkan minat baca dan menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
”Peringatan Hari Kunjungan Perpustakaan bukan hanya acara seremonial. Ini kesempatan untuk mengajak masyarakat lebih dekat dengan buku dan memperkuat budaya membaca,” ucapnya, Senin (15/9/2025).
Ia menilai perpustakaan memiliki peran sentral sebagai wadah pendidikan nonformal yang mampu membentuk generasi cerdas, inovatif, serta berdaya saing tinggi di masa depan.
”Perpustakaan adalah pintu gerbang utama menuju lahirnya generasi emas yang mampu bersaing secara global,” tambahnya.
Rana juga mengingatkan bahwa keberadaan perpustakaan tidak boleh dipandang sebelah mata, sebab di dalamnya tersimpan banyak ilmu dan pengetahuan yang dapat menjadi bekal pembangunan daerah.
”Buku di perpustakaan bukan sekadar lembaran kertas, melainkan sumber inspirasi yang membuka jalan menuju masa depan lebih baik,” ujarnya.
Ia berharap Hari Kunjungan Perpustakaan Nasional bisa menjadi dorongan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih rajin membaca dan menjadikan literasi sebagai budaya.
”Dengan membaca, anak-anak kita dapat bermimpi lebih tinggi, memahami dunia, serta menyiapkan diri menghadapi tantangan zaman,” tutupnya. (pri/red)
Hari Kunjungan Perpustakaan Jadi Momentum Tingkatkan Budaya Baca

Leave a review
Leave a review

