PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menegaskan komitmennya mendorong percepatan transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan, khususnya di bidang pengadaan barang dan jasa.
Hal tersebut disampaikan Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo, saat membuka bimbingan teknis (Bimtek) tata cara transaksi dan pembayaran pada katalog elektronik versi enam tahun 2025 di Ballroom Hotel Luwansa, Palangka Raya, Rabu (18/6/2025).
Menurutnya, transformasi digital bukan sekadar adopsi teknologi, tetapi perubahan menyeluruh yang menciptakan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pelayanan publik.
“Dalam era digitalisasi ini, kita dihadapkan pada tantangan sekaligus peluang besar. Pemerintah berkomitmen mendorong reformasi pengadaan melalui digitalisasi, salah satunya dengan penerapan Katalog Elektronik Versi Enam yang telah dilengkapi berbagai penyempurnaan sistem dan mekanisme transaksi,” ujarnya.
Andjar menjelaskan, katalog terbaru tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital di Bidang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.
Salah satu fitur unggulannya adalah integrasi pembayaran melalui Cash Management System yang terhubung langsung dengan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).
Ia menekankan pentingnya ketelitian dan kedisiplinan dalam menjalankan seluruh prosedur, mulai dari pemesanan, penerbitan SP2D, hingga pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan daerah.
“Adaptasi terhadap sistem baru ini sangat penting untuk mencegah kesalahan prosedur sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh pihak yang terlibat dalam proses pengadaan dapat memperkuat kapasitas serta kesiapan dalam menyongsong reformasi birokrasi berbasis digital yang lebih modern dan adaptif.
“Saya mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan ini secara aktif, menggali informasi dari narasumber yang kompeten, dan tidak ragu berdiskusi. Apa yang kita pelajari hari ini akan sangat menentukan kualitas pelayanan publik ke depan,” pungkasnya. (pri/red)


