PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, meminta masyarakat dan pemilik lahan untuk tidak membakar lahan selama musim kemarau guna menghindari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi merusak lingkungan dan mengganggu kesehatan masyarakat.
Menurutnya, kebiasaan membakar lahan sangat berbahaya dan dapat menimbulkan dampak negatif pada kesehatan masyarakat, pendidikan, dan perekonomian di daerah.
“Karhutla berdampak luas, mulai dari lingkungan yang rusak hingga gangguan kesehatan masyarakat dan proses belajar mengajar di sekolah. Oleh sebab itu, kami mengimbau agar tidak melakukan pembakaran lahan pada musim kemarau,” ujarnya, Senin (19/5/2025).
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama aparat hukum akan meningkatkan patroli dan pengawasan di daerah rawan karhutla untuk mencegah terjadinya pembakaran lahan.
Selain itu, langkah preventif juga dilakukan dengan mengadakan pelatihan teknik pertanian ramah lingkungan bagi petani dan pemilik lahan sebagai solusi pengelolaan lahan tanpa bakar.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Palangka Raya agar tetap aman dari ancaman karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan,” tutupnya. (pri/red)


