KUALA KAPUAS,katakata.co.id- Program TNI Manunggal Membangunan Desa (TMMD) Imbangan ke-124 tahun anggaran 2025, yang dilaksanakan di Desa Lamunti Permai, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, resmi dimulai hingga 30 hari kedepan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas, saya sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI, beserta seluruh jajarannya dan semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan TMMD ini,” kata Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, di Kuala Kapuas, Selasa (6/5/2025).
Hal itu disampaikan oleh orang nomor satu di kabupaten setempat ini, saat memimpin upacara pembukaan TMMD Imbangan ke-124 tahun 2025, di lapangan Desa Lamunti Permai, Kecamatan Mantangai.
Bupati Wiyatno mengakatan, bahwa TMMD merupakan program lintas sektoral yang melibatkan TNI, pemerintah daerah dan segenap lapisan masyarakat sebagai salah satu langkah nyata guna mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi.
TMMD merupakan dukungan nyata TNI bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan akselerasi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, yang juga merupakan implementasi komitmen TNI dan pemerintah daerah dalam melestarikan semangat dan budaya luhur kehidupan bermasyarakat yaitu ‘Gotong Royong’.
“Kita semua berharap TMMD akan menjadi sarana mengembangkan ide kreatif dan inovatif untuk menjawab kebutuhan masyarakat, partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat akan sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini,” katanya.
Wiyatno berpesan pelihara terus semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dan Rakyat, bangkitkan terus semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa yang sudah mengakar dengan baik di masyarakat.
Kemudian, kepada prajurit TNI, anggota Polri yang tergabung dalam Satgas TMMD, jalin terus silaturahmi dan hubungan baik dengan masyarakat.
“Kepada masyarakat desa, secara khusus saya berharap agar dapat bersinergi dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan selama TMMD, baik fisik maupun non fisik,” harapnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 1011/Klk Letnan Kolonel Inf Pamungkas Army Saputro, melaporkan bahwa TMMD ini bertujuan membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan di wilayah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sasaran fisik maupun non fisik.
“Selain itu, juga dapat mendukung aspek pertahanan darat guna menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh serta rencana umum tata ruang wilayah,” kata Dandim Pamungkas Army Saputro.
Adapun kegiatan sasaran fisik dilaksanakan diantaranya, peningkatan badan jalan (Bese Course) dengan panjang 1.400 meter, lebar 4 meter dan tinggi 20 cetimeter. Perehapan gereja sebanyak satu unit, perehapan rumah tidak layak huni sebanyak tiga unit dan pembuatan sumur bor siap pakai sebanyak lima unit, pembuatan jemban sehat tiga unit, pembersihan drainase sepanjang 1.400 meter, penanaman pohon seribu batang dan pemberian bingkisan untyk stunting sebanyak 100 paket.
Sedangkan pelaksanaan kegiatan non fisik diantaranya, penyuluhan wasbang, narkoba, hukum, KB kesehatan, kesehatan, pertanian, Karhutla, sosial dan werving. (ard/red)


