KatakataKatakata
  • Home
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kalteng
    • Pemko Palangka Raya
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Sukamara
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Gunung Mas
    • Dinas PUPR Barito Selatan
    • PUPR-PKP Kapuas
  • Legislatif
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Sukamara
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Gunung Mas
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial Budaya
    • Opini
Reading: Dinkes Kalteng Sambut Tim Assessor Global Perwakilan WHO dan UNICEF
Bagikan
KatakataKatakata
  • Home
  • Pemerintahan
  • Legislatif
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
  • Home
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kalteng
    • Pemko Palangka Raya
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Sukamara
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Gunung Mas
    • Dinas PUPR Barito Selatan
    • PUPR-PKP Kapuas
  • Legislatif
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Sukamara
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Gunung Mas
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial Budaya
    • Opini
  • Box Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
@2023 Copyright Katakata.co.id

Kalimantan TengahPemprov Kalteng

Dinkes Kalteng Sambut Tim Assessor Global Perwakilan WHO dan UNICEF

Senin, 2 Desember 2024
Bagikan
5 Min Read
Bagikan

PALANGKA RAYA,katakata.co.id – Provinsi Kalimantan Tengah (Prov Kalteng) melalui Dinas Kesehatan Prov Kalteng menyambut Tim Assessor Global Perwakilan WHO dan UNICEF serta Tim Kemenkes RI dalam Kegiatan Outbreak Response Assessment (OBRA) di Kalimantan Tengah, bertempat di Aula Bakti Husada Dinkes Kalteng, Senin (2/12/2024). Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Prov Kalteng Suyuti Syamsul.

Dalam sambutannya, Kadis Kesehatan mengatakan bahwa Polio merupakan salah satu dari beberapa penyakit yang dapat dibasmi. Strategi untuk membasmi polio didasarkan atas pemikiran bahwa virus polio akan mati bila disingkirkan dari tubuh manusia dengan cara pemberian imunisasi rutin polio.

“Poliomyelitis atau lebih dikenal dengan Polio merupakan salah satu Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I). Selain itu, sejak tahun 2014 hingga saat ini Polio masih dinyatakan sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) atau Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (KKMMD), sehingga pemantauan terhadap penyakit ini terus dilakukan dan menjadi perhatian baik nasional maupun global. Pemantauan terhadap polio dilaksanakan melalui surveilans penemuan kasus lumpuh layuh mendadak (Acute Flaccid Paralysis) untuk memastikan bahwa kasus kelumpuhan yang terjadi bukan disebabkan oleh virus Polio,” imbuhnya.

Sejak tahun 1999, virus polio liar tipe 2 (dua) tidak ditemukan lagi. Virus polio liar yang masih bersirkulasi sampai saat ini adalah virus polio liar tipe 1 (satu), sedangkan virus polio liar tipe 3 (tiga) terakhir ditemukan pada 2012. Saat ini hanya ada dua negara yang digolongkan sebagai negara endemis polio liar yaitu Pakistan dan Afganistan. Indonesia telah berhasil menerima sertifikasi bebas polio bersama dengan negara anggota WHO di South East Asia Region (SEAR) pada bulan Maret 2014. Namun sejak tahun 2022 hingga 2024 kasus polio kembali muncul di Indonesia dengan total kasus sebanyak 13 anak tersebar dari Aceh hingga Papua yang diakibatkan VDPV2 (Vaccine Derived Polio Virus).

“KLB Polio akibat VDPV dapat terjadi di mana saja bila cakupan imunisasi polio rendah selama bertahun-tahun. Untuk menghindari kasus serupa, imunisasi polio harus dijaga tetap tinggi (lebih dari 95% anak diimunisasi) dan merata, serta meningkatkan penemuan dini dan pelaporan semua kasus AFP,” paparnya.

Sebagai upaya penanggulangan terhadap KLB Polio cVDPV2 yang terjadi di Indonesia maka telah dilaksanakan upaya penguatan surveilans serta Pekan Imunisasi Nasional (PIN) sebanyak dua putaran di seluruh provinsi secara bertahap, mulai akhir November 2022 hingga Oktober 2024. Setelah pelaksanaan rangkaian upaya penanggulangan tersebut maka harus dilakukan Outbreak Response Assessment (OBRA) dengan tujuan melihat keberhasilan surveilans dan respon imunisasi dalam menghentikan KLB polio serta menentukan apakah KLB telah ditanggulangi.

Perlu diketahui, OBRA telah dilaksanakan di Aceh, Sumatera Utara dan Jawa Barat pada tahun 2023. Di tahun 2024 OBRA kembali dilaksanakan pada enam provinsi terpilih dan Provinsi Kalimantan Tengah termasuk salah satunya. Pelaksanaan penilaian OBRA dilakukan pada minggu pertama Bulan Desember 2024, dengan jadwal penilaian di tingkat provinsi dan selanjutnya penilaian di dua kabupaten/kota terpilih, dalam hal ini Provinsi Kalimantan Tengah diwakili oleh Kota Palangkaraya dan Kabupaten Kapuas.

“Dalam rangka penguatan imunisasi dan pelaksanaan surveilans Acute Flaccid Paralysis (AFP) di Provinsi Kalimantan Tengah serta menindaklanjuti pelaksanaan OBRA, sudah dilakukan serangkaian kegiatan baik pertemuan secara luring maupun melewati media daring yang rutin dalam rangka penguatan dan penyegaran terkait pelaksanaan imunisasi dan penemuan kasus AFP,” jelasnya.

Capaian PIN Polio Provinsi Kalimantan Tengah untuk dosis I dengan capaian 90,3 % dan capaian dosis II sebanyak 87,8%. Kinerja surveilans AFP Tahun 2024 dengan penemuan kasus AFP 42 kasus (77%) dari target yang ditetapkan Kementerian Kesehatan yaitu sebanyak 54 kasus, dengan angka non polio AFP rate sebanyak 1,55 (target 3/100.000 anak usia

“Menindaklanjuti seluruh rangkaian upaya pelaksanaan penanggulangan KLB Polio, akan dilaksanakan OBRA oleh tim independen global. Kegiatan OBRA ini dilaksanakan salah satunya untuk menilai apakah respon imunisasi dan surveilans yang telah dilakukan cukup adekuat untuk mendeteksi dan menghentikan penyebaran virus Polio, serta mengidentifikasi upaya tindak lanjut yang diperlukan untuk mengatasi tantangan yang ada,” pungkasnya.

Turut hadir Tim dari Assessor Global Perwakilan WHO, Perwakilan UNICEF, Tim Kemenkes RI dari Direktorat Pengelolaan Imunisasi, Sekretaris Dinkes Kalteng Rainer Danny P Mamahit, Kabid Yankes Eddy Kelana, serta Pengelola Program Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. (ard/red)

Editor Katakata Senin, 2 Desember 2024
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Please select a rating!

POPULER

Opini, Mengapa Negara Belum Kirim Saleh ke Nusakambangan? Puntun Masih Jadi Pasar Narkoba!
Rabu, 6 Mei 2026
OPINI! Ririen Binti Tolak Survei “Pesanan”, Karena Akademisi Lokal Mampu Pimpin UPR
Kamis, 7 Mei 2026
Dugaan Perbuatan Melawan Hukum oleh PT MKM dalam Sengketa Lahan di Pulang Pisau
Selasa, 5 Mei 2026
Sengketa Lahan 20 Hektare, Warga Tehang Ajukan Gugatan di PN Gumas
Rabu, 20 Mei 2026
BBM Dibatasi di Palangka Raya, Ini Ketentuan Lengkapnya
Selasa, 5 Mei 2026

Berita Terbaru

Rumah Pengepul Barang Bekas di Palangka Raya Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp30 Juta
Kalimantan Tengah Palangka Raya Sabtu, 30 Mei 2026
Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan, Amankan 233 Tersangka dalam Lima Bulan
Hukum & Investigasi Kalimantan Tengah Palangka Raya Sabtu, 30 Mei 2026
Warga Palangka Raya Apresiasi Satlantas, Balap Liar dan Knalpot Brong Berangsur Hilang
Hukum & Investigasi Kalimantan Tengah Palangka Raya Sabtu, 30 Mei 2026
Luar Biasa! Pemkab Kotim Kembali Raih WTP ke 12 Kalinya
Kalimantan Tengah Palangka Raya Pemkab Kotawaringin Timur Sabtu, 30 Mei 2026
Tiga Pelaku Curas Lintas Provinsi Berhasil Dibekuk Polisi
Kalimantan Tengah Peristiwa Sabtu, 30 Mei 2026

You Might Also Like

Kalimantan TengahPalangka Raya

Rumah Pengepul Barang Bekas di Palangka Raya Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp30 Juta

Sabtu, 30 Mei 2026
Hukum & InvestigasiKalimantan TengahPalangka Raya

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan, Amankan 233 Tersangka dalam Lima Bulan

Sabtu, 30 Mei 2026
Hukum & InvestigasiKalimantan TengahPalangka Raya

Warga Palangka Raya Apresiasi Satlantas, Balap Liar dan Knalpot Brong Berangsur Hilang

Sabtu, 30 Mei 2026
Kalimantan TengahPalangka RayaPemkab Kotawaringin Timur

Luar Biasa! Pemkab Kotim Kembali Raih WTP ke 12 Kalinya

Sabtu, 30 Mei 2026
KatakataKatakata
Follow US
© 2023 Global Media Bersaudara | Katakata.co.id
  • Box Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Selamat Datang!

Login ke Akun Anda

Lost your password?