SAMPIT, katakata.co.id- Aksi berbagi dilakukan seorang warga di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, dengan membagikan ribuan buah durian secara gratis kepada jemaah Haul Guru Sekumpul. Durian gratis tersebut diperuntukkan bagi jemaah yang melintas menuju Martapura, Kalimantan Selatan, dalam rangka mengikuti haul ulama kharismatik tersebut.
Sebuah lapak durian di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 2,5 Sampit mendadak ramai dipadati jemaah. Keramaian bukan disebabkan harga durian yang murah, melainkan karena pemilik lapak membagikan durian secara cuma-cuma kepada para jemaah haul yang singgah.
Pemilik lapak, Muhammad Fajar Zaini, mendatangkan durian langsung dari Pontianak menggunakan mobil bak terbuka. Dengan penuh keikhlasan, ia menggratiskan durian tersebut khusus bagi jemaah Haul Guru Sekumpul yang melintas di Sampit. Sebuah spanduk sederhana dipasang di lapaknya sebagai penanda bahwa durian tersebut dapat dinikmati secara gratis.
Informasi mengenai durian gratis ini dengan cepat menyebar melalui aplikasi pesan singkat dan media sosial. Lapak kecil tersebut pun berubah menjadi titik singgah jemaah dari berbagai daerah yang melintasi Kota Sampit menuju Martapura.
Muhammad Fajar Zaini mengatakan kegiatan berbagi durian gratis ini merupakan niat pribadi yang dilakukannya dengan penuh keikhlasan. “Ini niat pribadi saya, apalagi bertepatan dengan musim durian dan momentum Haul Guru Sekumpul. Semoga bisa menjadi berkah bagi kita semua,” ujarnya.
Ia menyebutkan, setiap harinya satu mobil pikap berisi sekitar 24 ribu buah durian didatangkan ke lapaknya.
“Separuh durian kami jual untuk masyarakat umum, dan separuhnya lagi kami gratiskan khusus untuk jemaah haul,” jelas Fajar.
Bagi para jemaah, durian gratis ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan di tengah perjalanan spiritual mereka. Salah seorang jemaah asal Seruyan, Intan Kumalasari, mengaku terharu dengan aksi berbagi tersebut. “Kami tidak menyangka bisa mendapat durian gratis. Ini sangat berkesan dan membuat perjalanan kami semakin bermakna,” tuturnya. Senada, Suriyati, jemaah asal Sampit, mengatakan bahwa aksi tersebut mencerminkan ketulusan dan kebersamaan. “Semoga kebaikan ini dibalas berlipat ganda,” ucapnya.
Kegiatan berbagi durian gratis ini berlangsung selama tiga hari, dimulai sejak 24 Desember. Di tengah perjalanan Haul Guru Sekumpul, lapak durian sederhana di Kota Sampit ini menjadi simbol ketulusan dan semangat berbagi kepada sesama.
Penulis : Mahsut
EDitor : Ririen Binti


