MUARA TEWEH, katakata.co.id– Gerakan diversifikasi pangan kembali mendapat perhatian dari DPRD Barito Utara. Wakil Ketua Komisi II, Sri Neni Trianawati, menyebut pemanfaatan bahan pangan lokal merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga dan daerah.
Pernyataannya disampaikan setelah menghadiri Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) tingkat kabupaten yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati. Kegiatan tersebut digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan bekerja sama dengan TP PKK Barito Utara dan dibuka Ketua TP PKK, Maya Savitri Shalahuddin.
Sri Neni menilai lomba B2SA berfungsi sebagai media edukasi masyarakat sekaligus wadah untuk mendorong kebiasaan konsumsi yang lebih variatif.
“Kreativitas dalam mengolah pangan lokal harus terus didorong. Ini langkah penting untuk mengurangi ketergantungan pada beras dan memperkenalkan potensi pangan daerah,” tuturnya.
Ia menekankan bahwa pemanfaatan komoditas lokal seperti singkong, jagung, dan pisang sejalan dengan target pembangunan nasional yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kita sebenarnya punya banyak bahan pangan yang bisa diolah menjadi menu sehat dan bergizi. Tantangannya ada pada perubahan pola pikir agar masyarakat mau beralih ke pangan nonberas,” katanya.
Sri Neni mengapresiasi peran TP PKK Barito Utara yang terus aktif mengkampanyekan konsumsi pangan sehat dan beragam. Ia berharap kegiatan B2SA dapat diperluas hingga wilayah kecamatan dan desa agar manfaatnya lebih merata.
“Gerakan ini harus berjalan di seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya saat lomba. Edukasi pangan lokal perlu digencarkan supaya kesadarannya semakin tumbuh,” ujarnya.
Ia memastikan DPRD Barito Utara akan tetap konsisten mendukung kebijakan yang memperkuat ketahanan pangan dan memberdayakan masyarakat berbasis potensi pertanian daerah.
“Kemandirian pangan berawal dari rumah. Jika masyarakat sudah terbiasa mengonsumsi produk lokal, fondasi ketahanan pangan daerah akan semakin kuat,” kata Sri Neni.
Lomba B2SA tahun 2025 diikuti TP PKK dari seluruh kecamatan dan menampilkan aneka menu berbahan dasar pangan lokal sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan diversifikasi pangan menuju masyarakat sehat dan mandiri.
Penulis : Ardi
Editor : Ika


