MUARA TEWEH,katakata.co.id– Insiden Kecelakaan air antara Tongkang bermuatan batubara dengan taksi motor kelotok Black Kobra atau Junjulung di Sungai Barito, tepatnya wilayah di perairan tikungan Sentuyun, Desa Luwe Hulu, Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara, Selasa (8/7/2025) sekitar Pukul 11.20 WIB menyebabkan tiga orang hilang.
Peristiwa tersebut bermula saat taksi motor kelotok atau janjulung yang mengalami mati mesin saat berada di tengah sungai. Yang mana berdasarkan Informasi menyebutkan bahwa kelotok tersebut berangkat dari Muara Teweh menuju Puruk Cahu, sementara tongkang dan tugboat tengah melintas dari arah hulu menuju Banjarmasin.
Bahkan dalam sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan detik-detik kelotok hanyut dan tertabrak tepat di bagian depannya oleh tongkang.
Arus sungai yang deras diduga menjadi penyebab motoris kelotok kesulitan mengendalikan arah kapal.
Kepanikan para penumpang, hingga menyebabkan kelotok oleng dan kandas. Para penumpang pun melompat ke sungai untuk menyelamatkan diri.
Mirisnya, tak satu pun penumpang terlihat mengenakan pelampung keselamatan saat kejadian.
“Diduga motoris tak mampu menghindar karena arus deras dan mesin mati,” ujar warga yang merekam kejadian.
Kapolsek Lahei, Iptu Dikky Albert Pasaribu, membenarkan insiden tersebut. “Saat ini kami sedang menuju ke lokasi kejadian,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Barito Utara, Mihrab Buanapati. Ia menyebutkan,
Tiga penumpang taksi motor kelotok Black Kobra dilaporkan hilang.
“Jumlah penumpang seluruhnya 40 orang, terdiri dari 28 orang dalam manifest dan 10 orang non-manifest. Dari jumlah itu, 30 orang berada di atas kapal saat insiden, ditambah dua awak kapal, yaitu nahkoda bernama Waldi (32) dan kernet Saiful (40),” terang Mihrab, Selasa malam.
Dari total penumpang dan awak: 27 orang berhasil diselamatkan, tiga orang masih dalam pencarian. Nahkoda dan kernet selamat, kini diamankan di Polres Barut
Daftar Penumpang yang Belum Ditemukan: Suriansyah – tujuan Muara Tuhup, Rustam – tujuan Makunjung, Teman Rustam – nama belum diketahui, juga tujuan Makunjung.
Mihrab menambahkan, sebagian penumpang telah dievakuasi sesuai tujuan. Sepuluh orang melanjutkan perjalanan ke Makunjung menggunakan speed boat dari Dishub. Empat orang kembali ke Muara Teweh bersama tim Dishub. Dan, 13 orang dijemput keluarganya di lokasi aman. (ard/red)


