PALANGKA RAYA,katakata.co.id – Kebakaran besar melanda kedai sekaligus toko “Toko Kopi Bumi” yang berada di Jalan Kutilang, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Sabtu dini hari (23/5/2026) sekitar pukul 03.17 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan usaha tersebut.
Peristiwa itu membuat suasana sekitar mendadak gempar. Kepulan asap hitam terlihat membumbung tinggi disertai suara sirene mobil pemadam kebakaran yang berdatangan ke lokasi kejadian.
Bangunan semi permanen berbahan beton dengan ukuran sekitar 40 x 50 meter persegi tersebut diketahui beroperasi selama 24 jam. Saat kebakaran terjadi, masih terdapat sejumlah pengunjung di area kafe, baik di dalam maupun di luar bangunan.
Salah seorang saksi, Cristian Damel, mengungkapkan api pertama kali terlihat dari bagian dapur ketika dirinya sedang melayani pesanan pelanggan.
“Saat melihat api saya meminta bantuan kepada orang di depan untuk memadamkan api menggunakan kain basah,” ujarnya.
Cristian menuturkan, upaya awal pemadaman dilakukan menggunakan peralatan seadanya sebelum dilanjutkan memakai alat pemadam api ringan (APAR). Api sempat mengecil, namun kembali membesar setelah isi APAR habis dan merembet ke bagian plafon bangunan.
Tak lama kemudian, api dengan cepat membakar seluruh bagian kafe dan toko beserta perabotan di dalamnya.
Warga sekitar bernama Benrio mengaku baru mengetahui kejadian itu setelah mendengar teriakan warga dan suara sirene pemadam kebakaran.
“Saya waktu terbangun orang sudah berteriak kebakaran. Pas saya keluar rumah, api sudah membesar,” katanya.
Ia juga mengaku mendengar dua kali suara ledakan ketika kobaran api mulai membesar. Selain itu, tercium bau gas cukup menyengat dari arah bangunan yang terbakar.
“Kalau letupan pas apinya sudah besar dan keluar-keluar seperti ada bau gas waktu itu,” tuturnya.
Petugas pemadam kebakaran dari pemerintah kota dan provinsi bersama relawan dan warga sekitar berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Dalam proses pemadaman, seorang relawan dilaporkan mengalami sesak napas dan kelelahan akibat menghirup asap tebal. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian setelah seluruh personel gabungan dikerahkan.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, pemilik coffee shop diperkirakan mengalami kerugian material hingga ratusan juta rupiah.
Saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Petugas juga masih melakukan pendataan terkait total kerugian akibat peristiwa tersebut.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


