KUALA KAPUAS, katakata.co.id- Tim Siaga Darurat Bencana (SDB) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, telah berhasil memadamkan dua lokasi karhutla dengan luasan terbakar total sekitar 11 hektare.
“Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Desa Sei Kayu, Kecamatan Kapuas Barat, yang terjadi pada Senin (3/8) kemarin, dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare, sementara luas area yang berhasil dipadamkan sekitar 0,4 hektare,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Pengeran S. Pandingan, di Kuala Kapuas, Rabu (5/8/2026).
Pemadaman dilakukan secara langsung terhadap titik api mulai pukul 15.10 WIB. Setelah hampir dua jam melakukan upaya pemadaman, tim berhasil mengendalikan api dan menyelesaikan operasi pada pukul 16.50 WIB.
Dalam operasi tersebut, tim mengerahkan dua unit mobil personel, tiga unit kendaraan roda dua, dua unit mesin pemadam Shibaura beserta perlengkapannya, serta dua unit mesin pompa jinjing Honda lengkap dengan perlengkapannya. Lokasi kebakaran berjarak sekitar 11 kilometer dari Kantor Daops Manggala Agni Kalimantan II/Kapuas dengan waktu tempuh sekitar 18 menit.
Tim gabungan menerapkan metode pemadaman dengan melokalisir api agar tidak merambat ke bahan bakar yang belum terbakar. Sumber air diperoleh dari kanal dengan jarak sekitar 100 meter dari lokasi pemadaman.
Meski api berhasil dikendalikan, kondisi di lokasi masih belum sepenuhnya dinyatakan aman karena masih ditemukan sejumlah titik asap yang berpotensi memunculkan api kembali. Oleh karena itu, pemantauan lanjutan tetap diperlukan guna mencegah terjadinya kebakaran susulan.
Kemudian, lanjutnya, tim kembali melakukan penanganan karhutla yang terjadi di wilayah B3 Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Dadahup, pada Selasa (4/8) sekitar pukul 11.00 WIB.
Berdasarkan laporan, lokasi kebakaran berada di titik koordinat -2.628787° lintang dan 114.716945° bujur. Akibat kejadian tersebut, lahan dengan luas sekitar 10 hektare dilaporkan terbakar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Fokus penanganan dilakukan untuk mencegah api meluas ke kawasan lain yang berpotensi terdampak.
Informasi awal mengenai kebakaran diperoleh dari hasil patroli gabungan BPBD Kabupaten Kapuas bersama Manggala Agni yang sedang melakukan pemantauan di wilayah rawan kebakaran. Setelah menerima laporan, Tim Posko Karhutla BPBD Regu 1 Kabupaten Kapuas segera bergerak menuju lokasi guna melakukan upaya pemadaman.
Proses pemadaman dilakukan oleh personel Posko SDB Regu 1 dengan dukungan regu lainnya.
“Berkat koordinasi dan respons cepat di lapangan, kobaran api berhasil dikendalikan hingga akhirnya dipadamkan secara menyeluruh,” ujarnya.
BPBD Kapuas terus meningkatkan patroli dan kesiapsiagaan selama musim kemarau untuk mengantisipasi munculnya titik-titik kebakaran baru. Masyarakat juga diimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi cuaca yang kering dapat mempercepat penyebaran api dan meningkatkan risiko terjadinya karhutla.
Penulis : Ardi
Editor : Ika


