Perkuat Program “Suprabari Green School”
MUARA TEWEH, katakata.co.id— SMP Negeri 4 Muara Teweh resmi meluncurkan kegiatan SMM–PAMA Pekan Adiwiyata pada Jumat (6/2/2026) di lingkungan sekolah yang berlokasi di Desa Lemo II, Kabupaten Barito Utara. Launching ini menjadi langkah awal penguatan budaya sekolah berbasis lingkungan melalui program “Adiwiyata Suprabari Green School” yang menitikberatkan pada pembangunan berkelanjutan di satuan pendidikan.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PT Suprabari Mapanindo Mineral (SMM), PT Pamapersada Nusantara (Distrik SMMS), serta Yayasan Bina Harati Pama, dengan melibatkan aktif seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga siswa.
Kolaborasi ini tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai awal pembinaan terstruktur untuk memperkuat sistem dan kebiasaan ramah lingkungan di sekolah.
Kepala SMPN 4 Muara Teweh, Baldut, menegaskan bahwa Program Adiwiyata bukan semata mengejar predikat, melainkan proses membangun karakter dan budaya sekolah secara konsisten.
“Adiwiyata bukan hanya soal gelar, tetapi tentang bagaimana nilai-nilai peduli lingkungan benar-benar hidup dan menjadi kebiasaan warga sekolah. Kami sangat mengapresiasi dukungan PT SMM dan mitra yang membantu kami menata program ini secara lebih sistematis dan berkelanjutan,” ujarnya.
Program “Suprabari Green School” dirancang dengan pendekatan yang berbeda, yakni menyasar tiga struktur kunci pendidikan secara bersamaan, meliputi penguatan infrastruktur dan sarana edukasi lingkungan, pembentukan sistem program yang baik, serta integrasi kurikulum berbasis lingkungan.
Pendekatan ini sejalan dengan arah kebijakan Program Adiwiyata yang menekankan siklus perencanaan, pelaksanaan, serta pemantauan dan evaluasi.
Selama Pekan Adiwiyata, sekolah melaksanakan berbagai kegiatan edukatif dan partisipatif, seperti Lomba Kelas Bersih dan Hijau, Lomba Aksi Kompak Siswa, Lomba Cerdas Cermat GPBLHS, serta Lomba Duta Adiwiyata Terinspiratif. Rangkaian kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan literasi lingkungan sekaligus membentuk kebiasaan positif siswa dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.
Dari pihak perusahaan, Rizky Novrian selaku perwakilan CSR PT Suprabari Mapanindo Mineral menyampaikan bahwa penguatan sekolah berbasis lingkungan harus dibangun secara menyeluruh dan terukur.
“Kami melihat sekolah sebagai ruang strategis untuk menanamkan nilai keberlanjutan. Karena itu, program ini tidak hanya fokus pada kegiatan, tetapi juga pada sistem, sarana, dan pembelajaran agar dampaknya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” jelasnya.
Dengan diluncurkannya Pekan Adiwiyata ini, SMPN 4 Muara Teweh diharapkan mampu mengimplementasikan Program Adiwiyata secara konsisten dan siap dievaluasi. Sinergi antara sekolah, perusahaan, dan mitra pendukung tersebut diharapkan menjadi contoh praktik baik pengembangan pendidikan berbasis lingkungan yang berkelanjutan di Kabupaten Barito Utara.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ika


