PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Beragam persoalan kebutuhan dasar masyarakat menjadi perhatian Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) selama pelaksanaan masa reses di Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas, dan Kota Palangka Raya.
Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Siti Nafsiah, mengatakan aspirasi yang diterimanya dari masyarakat cukup beragam. Mulai dari perbaikan infrastruktur lingkungan, penguatan ekonomi warga, peningkatan layanan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan fasilitas keagamaan.
“Sebagian besar masyarakat masih mengharapkan perhatian pemerintah terhadap peningkatan infrastruktur lingkungan, pemberdayaan ekonomi warga, serta peningkatan layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan,” ujar Siti Nafsiah, Jumat (15/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Siti mengunjungi sejumlah titik, di antaranya Kompleks Perumahan Langkai Permai 2, Kelurahan Langkai, Jalan Antang Kalang I, Jalan Manunggal, Kelurahan Panarung, Kelurahan Pahandut Seberang, kawasan RT 03 Kelurahan Pahandut, serta Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya.
Pada sektor infrastruktur, masyarakat mengusulkan perbaikan akses jalan dan fasilitas lingkungan permukiman. Beberapa di antaranya berupa peningkatan Jalan Antang Kalang I, penanganan genangan di Jalan Keruing, kelanjutan pengaspalan Jalan Langkai Permai 2, serta pembenahan jembatan titian dan akses jalan di kawasan Pahandut Seberang.
Warga juga meminta pembenahan drainase, gorong-gorong, dan saluran air di sejumlah titik. Perbaikan tersebut dinilai penting untuk mengurangi genangan saat hujan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.
“Persoalan drainase dan jalan lingkungan menjadi salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat karena berkaitan langsung dengan aktivitas sehari-hari warga,” tuturnya.
Selain infrastruktur, masyarakat menyoroti keterbatasan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah ruas, termasuk Jalan Panglima Tampei. Penambahan penerangan dinilai diperlukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga, khususnya pada malam hari.
Sementara dari lingkungan IAKN Palangka Raya, aspirasi yang disampaikan lebih banyak berkaitan dengan peningkatan fasilitas kampus. Di antaranya pembangunan pagar asrama, penyediaan lahan parkir berkanopi, kantin, Smart TV, CCTV, serta pembenahan jalan di lingkungan kampus.
Mahasiswa juga mengusulkan peningkatan fasilitas ruang seni dan perpustakaan untuk menunjang aktivitas akademik maupun pengembangan kreativitas mahasiswa.
Pada sektor ekonomi, masyarakat berharap adanya dukungan permodalan bagi pelaku UMKM dan kelompok masyarakat, termasuk pengurus masjid. Selain bantuan modal, warga juga menginginkan program pendampingan usaha dan pelatihan keterampilan agar bantuan yang diberikan dapat menghasilkan manfaat jangka panjang.
Siti mengatakan penguatan kapasitas masyarakat menjadi bagian penting dalam meningkatkan kemandirian ekonomi. Menurutnya, bantuan sebaiknya tidak berhenti pada pemberian fasilitas atau modal, tetapi diikuti pendampingan agar penerima mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Di bidang kesejahteraan sosial, aspirasi yang diterima meliputi pengadaan mobil jenazah, pelaksanaan program bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu, peningkatan akses layanan kesehatan, hingga pemberian beasiswa bagi masyarakat dari keluarga berpenghasilan rendah.
Sementara pada sektor keagamaan, masyarakat mengusulkan pembangunan pagar musala, fasilitasi pengurusan sertifikat atau akta tanah wakaf masjid, dukungan bagi yayasan keagamaan, peningkatan fasilitas masjid, serta bantuan hewan kurban.
Siti menegaskan seluruh aspirasi tersebut akan menjadi bahan perjuangan DPRD Kalteng untuk dikoordinasikan dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.
“Kami akan berupaya memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat ini agar dapat menjadi perhatian pemerintah daerah sesuai skala prioritas dan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


