KUALA KAPUAS, katakata.co.id – Perekonomian Kabupaten Kapuas menunjukkan tren positif setelah masa pemulihan pascapandemi. Berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kapuas, pertumbuhan ekonomi tahun 2024 mencapai 4,95 persen.
Capaian tersebut lebih tinggi dari rata-rata Provinsi Kalimantan Tengah, meski masih berada sedikit di bawah rata-rata nasional.
“Pada tahun 2024, laju pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 4,95 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi Kalimantan Tengah, meskipun masih di bawah tingkat nasional,” ujar Kepala Bapperida Kapuas, Ahmad M. Saribi, di Kuala Kapuas, Rabu (5/11/2025).
Saribi menjelaskan bahwa sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi penyokong utama ekonomi Kapuas. Menurutnya, sektor tersebut berperan besar menjaga stabilitas ekonomi masyarakat hingga saat ini.
Pemaparan tersebut disampaikan saat Saribi menerima kunjungan Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI bersama Kementerian PPN/Bappenas dalam rangka kegiatan Sampling Daerah dan Fasilitasi Pemeriksaan Lapangan Pendahuluan Kinerja Ketahanan Pangan di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kapuas.
Lebih jauh, Saribi menyebut Pemerintah Kabupaten Kapuas kini mengarahkan pembangunan jangka panjang sesuai RPJPD 2025–2045 dengan visi Kapuas Sejahtera 2045, Maju, Unggul, Mandiri, dan Berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa visi tersebut menjadi panduan bagi seluruh sektor.
“Visi ini menjadi panduan utama dalam mewujudkan masyarakat Kapuas yang sejahtera, dengan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan di semua sektor,” jelasnya.
Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan Kapuas menyampaikan bahwa tingkat konsumsi pangan masyarakat secara umum tergolong baik, meskipun masih sedikit di bawah standar nasional. Skor Pola Pangan Harapan (PPH) mencapai 87,4 yang menandakan pola konsumsi masyarakat terbilang beragam dan seimbang.
Penulis : Sri
Editor : Ika


