SAMPIT, katakata.co.id – Organisasi Masyarakat (Ormas) Adat, Parajah Motanoi, menegaskan komitmennya untuk terus menjaga persatuan, kedamaian, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Komitmen tersebut disampaikan melalui pesan publik yang mengangkat semangat kebangsaan dengan menegaskan sikap setia kepada NKRI dan Pancasila.
Ketua Umum Parajah Matanoi Kalimantan Tengah (Kalteng), Sulpius Serinus RB, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, budaya, agama, dan latar belakang masyarakat Indonesia.
“Persatuan menjadi salah satu modal penting dalam menjaga stabilitas serta menciptakan kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis,” tegas Sulpius Serinus di Sampit, Selasa (8/9/2026).
Selain menjaga persatuan, Parajah Motanoi juga menekankan pentingnya menjaga kedamaian. Masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh informasi, isu, maupun tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik dan perpecahan.
“Sikap saling menghormati, menjaga komunikasi, serta mengedepankan musyawarah dinilai penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan, menciptakan keharmonisan sosial, serta menyelesaikan konflik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” kata Sulpius Serinus.
Diketahui, Parajah Motanoi adalah perkumpulan masyarakat adat di Kalteng yang aktif dalam menjaga keamanan, melestarikan budaya, serta memperjuangkan hak-hak masyarakat adat. Ormas ini memiliki Rumah Betang yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Km 48, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). (*)
Editor: Zainal


